Rusia Tangkap Tentara Bayaran Inggris saat Perang Bela Ukraina di Kursk

Senin, 25 November 2024 - 10:41 WIB
loading...
A A A
Kyiv tengah berjuang untuk mengisi kembali pasukan yang hilang dalam konflik tersebut, karena aliran serdadu sukarelawan telah lama berkurang, namun telah berulang kali menolak kompromi apa pun dengan Moskow.

Rusia mengatakan bahwa warga Ukraina digunakan sebagai "umpan meriam" dalam perang proksi Barat dan bahwa pemimpin negara tersebut Volodymyr Zelensky terlibat dalam pembantaian tersebut, karena dia berusaha mempertahankan kekuasaan pribadinya.

Moskow menggambarkan serangan Ukraina sebagai titik balik yang signifikan dalam konflik bersenjata tersebut, dengan menyatakan bahwa tidak ada pembicaraan damai yang dapat terjadi sampai semua pasukan Kyiv didorong keluar dari Wilayah Kursk.

Sementara itu, Inggris tetap berkomitmen untuk mendukung Kyiv "selama diperlukan" untuk menang, kata Menteri Pertahanan Inggris John Healey dalam sebuah posting baru-baru ini di X.

London juga telah mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) dalam mengizinkan Kyiv untuk menembakkan rudal jarak jauh yang dipasok Barat lebih dalam ke wilayah Rusia, yang menandai eskalasi lain dalam konflik tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved