Mengapa Wapres Filipina Sara Duterte Ingin Membunuh Presiden Marcos Jr?

Minggu, 24 November 2024 - 17:07 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Titik Tolak Perang Dunia III Bergantung pada Vladimir Putin

3. Sara Duterte Menuding Presiden Marcos Tidak Kompeten

Pada bulan Oktober, Sara Duterte menuduh Presiden Marcos tidak kompeten dan mengatakan ia membayangkan memenggal kepalanya. Kedua keluarga tersebut masih berselisih mengenai sejumlah isu termasuk kebijakan luar negeri dan perang mematikan mantan Presiden Rodrigo Duterte terhadap narkoba.

Jean Encinas-Franco, seorang profesor ilmu politik di Universitas Filipina, mengatakan bahwa komentar keras Sara Duterte terhadap presiden kemungkinan tidak akan memengaruhi dukungan politiknya.

"Jika ada, retorika semacam ini membuatnya semakin dekat dengan apa yang disukai pendukung ayahnya tentangnya," kata Encinas-Franco.

4. Wapres Tidak Memiliki Tugas Resmi

Di Filipina, wakil presiden dipilih secara terpisah dari presiden dan tidak memiliki tugas resmi. Banyak wakil presiden yang telah menjalankan kegiatan pembangunan sosial, sementara beberapa telah ditunjuk untuk menduduki jabatan kabinet.

Negara ini bersiap untuk pemilihan paruh waktu pada bulan Mei, yang terlihat sebagai ujian lakmus popularitas presiden Marcos dan kesempatan baginya untuk mengonsolidasikan kekuasaan dan mempersiapkan penggantinya sebelum masa jabatannya yang hanya enam tahun berakhir pada tahun 2028.

Kekerasan politik di masa lalu di Filipina mencakup pembunuhan Benigno Aquino saat ia keluar dari pesawatnya saat tiba di rumah dari pengasingan politik pada tahun 1983.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved