Mantan PM Lee Hsien Loong Akan Mundur dari Sekjen Partai Berkuasa Singapura

Sabtu, 23 November 2024 - 20:06 WIB
loading...
A A A
"Sebagai perdana menteri, Lee mengarahkan Singapura melewati krisis keuangan global 2008 dan pandemi COVID-19," kata Heng.

Ia juga memimpin pengembangan Singapura menjadi negara cerdas serta kota global yang "menghubungkan Asia dengan seluruh dunia".

"Hal ini khususnya lebih menantang dalam beberapa tahun terakhir karena persaingan kekuatan besar telah meningkat," kata Heng.

Lee juga membentuk masyarakat yang peduli dan kohesif untuk "berbagi manfaat pertumbuhan dengan semua orang", imbuhnya.

Inisiatif seperti SkillsFuture, paket Pioneer Generation, dan ComCare membantu meyakinkan warga Singapura bahwa "kami berjalan bersama mereka saat mereka mengejar mimpi", kata Heng.

"Atas nama partai, dan kawan-kawan kami di Teck Ghee dan Ang Mo Kio, terima kasih kepada sekretaris jenderal atas empat dekade bimbingan, kebijaksanaan, dan pandangan ke depan."

Lee bertugas di cabang Teck Ghee PAP selama 40 tahun. Ia menjadi Anggota Parlemen (MP) di daerah pemilihan beranggota tunggal Teck Ghee pada tahun 1984, dan sejak pembubarannya pada tahun 1991 telah mewakili lingkungan Teck Ghee sebagai bagian dari daerah pemilihan perwakilan kelompok Ang Mo Kio.

Heng juga meminta partai dan warga Singapura untuk mendukung Wong, yang hadir. "Mari kita kumpulkan dukungan, raih kepercayaan, dan raih mandat yang kuat dalam pemilihan umum mendatang," katanya.

"Dengan mandat yang kuat, kita dapat menyatukan warga Singapura, dan membawa Singapura maju bersama."

Pemilihan umum Singapura berikutnya akan diselenggarakan paling lambat November tahun depan.

Video penghormatan kemudian diputar, dengan beberapa anggota PAP, termasuk anggota parlemen masa lalu dan masa kini berbagi kenangan mereka tentang Lee.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Brasil Resmi Gugat Keputusan...
Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved