Spesifikasi Rudal Oreshnik Rusia, Lebih Canggih Dibandingkan Misil Hipersonik

Selasa, 26 November 2024 - 03:03 WIB
loading...
A A A
"Kemungkinan besar kita berhadapan dengan generasi baru rudal jarak menengah Rusia [dengan jangkauan] 2.500-3.000 km (1.550-1.860 mil) dan berpotensi meluas hingga 5.000 km (3.100 mil), tetapi bukan antarbenua," katanya, dilansri BBC.

Ini bisa menempatkan hampir seluruh Eropa dalam jangkauan, tetapi tidak AS.

"Jelas dilengkapi dengan hulu ledak terpisah dengan unit pemandu individual," imbuh Kramnik.

Ia menyarankan bahwa itu bisa menjadi versi yang diperkecil dari kompleks rudal Yars-M, yang merupakan ICBM.

Rusia dilaporkan telah memulai produksi versi baru kompleks rudal ini tahun lalu yang mencakup hulu ledak independen yang jauh lebih mudah dipindahkan.

5. Pengembangan Rudal Iskander

Ahli lainnya, Dmitry Kornev, mengatakan Oreshnik dapat dibuat berdasarkan rudal Iskander jarak pendek - yang sudah umum digunakan di Ukraina - tetapi dengan mesin generasi baru.

Sebuah Iskander dengan mesin yang diperbesar digunakan di lokasi uji Kapustin Yar di Rusia selatan musim semi lalu, katanya, seraya menambahkan bahwa ini mungkin Oreshnik. Rudal hari Kamis ditembakkan ke Ukraina dari lokasi yang sama.

6. Lebih Unggul Dibandingkan Rudal Modern Lainnya

Analis militer Vladislav Shurygin mengatakan kepada Izvestiya bahwa Oreshnik mampu mengatasi sistem pertahanan rudal modern yang ada.

Ia juga dapat menghancurkan bunker yang terlindungi dengan baik di kedalaman yang sangat dalam tanpa menggunakan hulu ledak nuklir, katanya, meskipun tidak ada bukti fasilitas bawah tanah dihancurkan di pabrik Dnipro.

Analis Rusia lainnya, Igor Korotchenko, mengatakan kepada kantor berita Tass bahwa rudal tersebut memiliki beberapa hulu ledak yang dipandu secara independen, seraya menambahkan bahwa "kedatangan hulu ledak yang praktis bersamaan ke sasaran" sangat efektif.

7. Jadi Ancaman Paling Nyata bagi Ukraina dan NATO

Justin Crump, CEO dan pendiri perusahaan penasihat risiko Sibylline, mengatakan kepada BBC Verify bahwa rudal tersebut memiliki kapasitas untuk secara serius menantang pertahanan udara Ukraina.

"Rudal balistik jarak pendek Rusia telah menjadi salah satu ancaman paling kuat bagi Ukraina dalam konflik ini," katanya. "Sistem yang lebih cepat dan lebih canggih akan meningkatkannya satu tingkat lebih besar."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved