Aktivis Serukan Surat Perintah Penangkapan ICC untuk Biden

Jum'at, 22 November 2024 - 21:30 WIB
loading...
A A A

Tanggapan yang Tenang dan Terukur


Meskipun para aktivis menyambut baik berita surat perintah tersebut, beberapa menyatakan tanggapan yang tenang dan terukur terhadap signifikansi perkembangan tersebut.

Abdulla Akl, organisator politik lama yang berkantor pusat di New York City, mengatakan surat perintah untuk Netanyahu, meskipun penting, sekali lagi akan membedakan mereka yang menghormati aturan hukum dan mereka yang akan menemukan cara untuk mengingkarinya.

Selama berbulan-bulan, AS telah menemukan cara untuk melindungi Israel, menolak mendukung gencatan senjata atau embargo senjata, bahkan ketika Mahkamah Internasional (ICJ) mengatakan tindakan Israel di Gaza merupakan "genosida yang masuk akal".

Akl mengatakan tidak masuk akal jika nama-nama warga Amerika dapat dikecualikan dari lembar dakwaan.

"Di mana surat perintah penangkapan lainnya untuk orang-orang yang sama terlibatnya dengan Netanyahu, orang-orang yang sama terlibatnya seperti (Presiden) Joe Biden, seperti (Wakil Presiden) Kamala Harris, dan daftarnya terus bertambah dengan (Menteri Luar Negeri) Tony Blinken dan yang lainnya?" Akl bertanya secara retoris, seraya menambahkan, "Kami menginginkan surat perintah penangkapan untuk Biden."

"Pemerintahan Biden memastikan untuk menandatangani kesepakatan senjata. Mereka memastikan untuk melakukan pembicaraan rahasia," papar dia.

Sinisme Akl terhadap ICC digaungkan organisasi dan reaksi terukur aktivis lain terhadap surat perintah tersebut.

Abed Ayoub dari Komite Antidiskriminasi Amerika-Arab mengatakan, “Surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Gallant merupakan langkah penting menuju akuntabilitas atas pelanggaran berat hukum internasional."

"Dukungan pemerintah Biden terhadap Israel telah memicu genosida ini dan melanggar norma-norma internasional, mengisolasi AS dari komunitas global dan merusak kredibilitasnya. Penolakan Amerika Serikat untuk meminta pertanggungjawaban para pelaku mengirimkan pesan impunitas yang berbahaya," ujar dia.

Ayoub mengatakan keputusan ICC untuk mengeluarkan surat perintah menegaskan kembali prinsip tidak seorang pun kebal hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Mensos Tegaskan Pemain...
Mensos Tegaskan Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima Bansos
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
Berita Terkini
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved