Misteri Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia Gempur Ukraina, Dikira Rudal Balistik Antarbenua

Jum'at, 22 November 2024 - 09:55 WIB
loading...
A A A
"Tidak ada apa pun dalam rekaman yang mengharuskan rudal tersebut menjadi ICBM."

Seorang pejabat AS mengatakan bahwa menggunakan ICBM untuk menyerang target Ukraina akan menjadi langkah yang mahal bagi Rusia. "Rusia meluncurkan rudal balistik jarak menengah, bukan ICBM, terhadap Ukraina," katanya kepada Reuters, mengutip indikasi awal, yang dilansir Jumat (22/11/2024).

IRBM dirancang untuk menempuh jarak antara 3.000 hingga 5.500 kilometer, sedangkan ICBM dapat menempuh jarak lebih dari 5.500 kilometer.

IRBM ditujukan untuk serangan di wilayah atau benua tertentu, seperti menargetkan lokasi di negara atau wilayah tetangga, kata para pakar.

Selama diskusi tentang rudal misterius Rusia tersebut, kepala intelijen AS Daniel Coats menuduh Rusia menyembunyikan sifat sebenarnya dari pengujian dan kemampuan teknis rudal baru tersebut.

Coats juga menjelaskan bagaimana Rusia memanfaatkan fakta bahwa Perjanjian INF tidak melarang pengujian rudal yang dirancang bukan untuk platform berbasis darat, tetapi untuk Angkatan Laut atau Angkatan Udara.

Menurut Coats, Rusia melakukan dua peluncuran uji—sekali dari instalasi darat dan sekali dari peluncur bergerak, pada jarak jauh di atas dan sedikit di bawah 500 kilometer.

"Jika apa yang dikatakan Coats benar, ini berarti sebagai berikut: Rusia ingin menyembunyikan fakta bahwa mereka menguji rudal berbasis darat yang melanggar Perjanjian INF secara terbuka," kata jurnalis dan pengamat militer Rusia Alexander Golts.

Pihak Amerika tidak menyebutkan jangkauan rudal Rusia yang baru ini, tetapi mereka sepenuhnya yakin bahwa rudal itu melanggar Perjanjian INF. Di Washington, rudal baru itu juga diyakini telah digunakan dalam tugas.

Menurut Daniel Coats, rudal itu merupakan ancaman langsung bagi sebagian besar wilayah Eropa dan sebagian Asia. Seperti yang dicatat oleh para ahli militer AS, rudal itu adalah rudal kecil dan mudah bergerak yang kemungkinan sangat sulit dideteksi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved