Hanya Memiliki 50 Rudal ATACMS, Zelensky: Kita Akan Kalah
Kamis, 21 November 2024 - 04:05 WIB
loading...
A
A
A
Menurut surat kabar Inggris, pasukan militer Ukraina memiliki "banyak" sistem HIMARS dan MLRS yang mampu menembakkan rudal jarak jauh, yang pertama dikirim ke Kiev dalam beberapa bulan setelah eskalasi konflik dengan Rusia pada tahun 2022.
Baca Juga: Pertama Kali di Dunia! Drone Bayraktar TB3 Mampu Mampu Lepas Landas dari Kapal Perang Kecil
Namun, surat kabar itu menyoroti bahwa dengan persediaan rudal ATACMS yang terbatas, komandan militer di Kiev harus "memilih dengan hati-hati saat memilih target di dalam Rusia."
Pada hari Selasa, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa Ukraina telah meluncurkan enam rudal ATACMS jarak jauh ke wilayah perbatasan Bryansk, dan bahwa lima dicegat oleh sistem pertahanan udara, sementara yang lain rusak dan menghantam tanah di dekat pangkalan militer.
Gedung Putih telah mempertimbangkan apakah akan mengizinkan penggunaan rudal jarak jauh yang dipasok AS oleh Kiev untuk serangan jauh ke Rusia selama lebih dari dua tahun. Pada hari Minggu, New York Times melaporkan, mengutip pejabat Amerika yang tidak disebutkan namanya, bahwa Presiden AS Joe Biden yang akan lengser telah mencabut pembatasan penggunaan senjata tersebut.
Baca Juga: Pertama Kali di Dunia! Drone Bayraktar TB3 Mampu Mampu Lepas Landas dari Kapal Perang Kecil
Namun, surat kabar itu menyoroti bahwa dengan persediaan rudal ATACMS yang terbatas, komandan militer di Kiev harus "memilih dengan hati-hati saat memilih target di dalam Rusia."
Pada hari Selasa, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa Ukraina telah meluncurkan enam rudal ATACMS jarak jauh ke wilayah perbatasan Bryansk, dan bahwa lima dicegat oleh sistem pertahanan udara, sementara yang lain rusak dan menghantam tanah di dekat pangkalan militer.
Gedung Putih telah mempertimbangkan apakah akan mengizinkan penggunaan rudal jarak jauh yang dipasok AS oleh Kiev untuk serangan jauh ke Rusia selama lebih dari dua tahun. Pada hari Minggu, New York Times melaporkan, mengutip pejabat Amerika yang tidak disebutkan namanya, bahwa Presiden AS Joe Biden yang akan lengser telah mencabut pembatasan penggunaan senjata tersebut.
Lihat Juga :