Rudal ATACMS Buatan AS yang Digunakan Ukraina Menyerang Rusia, Berikut 4 Keunggulannya

Kamis, 21 November 2024 - 11:35 WIB
loading...
A A A
Meskipun ATACMS sering digambarkan sebagai "jarak jauh", rudal ini dapat mencapai jarak yang lebih jauh daripada rudal Ukraina lainnya tetapi masih jauh dari rudal jelajah atau rudal balistik antarbenua.

2. Pertama Kali Digunakan pada Perang Teluk

Pertama kali digunakan selama Perang Teluk pada tahun 1991, rudal seharga USD1,5 juta ini dinilai karena presisi dan kemampuannya untuk menyerang jauh di belakang garis musuh.

Sebagai perbandingan, sistem HIMARS, yang juga disediakan oleh AS, memiliki jangkauan yang lebih pendek hingga 80 kilometer dan terutama digunakan untuk menargetkan posisi taktis.

Inggris dan Prancis juga telah memasok rudal jarak jauh, yang dikenal sebagai Storm Shadow, ke Ukraina, yang mampu melakukan serangan presisi hingga 250 kilometer.

Dengan AS yang mengesahkan penggunaan ATACMS, Inggris dan Prancis berpotensi mengikutinya, mencabut pembatasan penggunaan Storm Shadow terhadap target di tanah Rusia, karena rudal tersebut memiliki kemampuan yang sama.

Baca Juga: Turki Khianati NATO, Dukung Rusia untuk Membela Diri

3. Memiliki Cadangan yang Sedikit

Ukraina mulai menggunakan rudal ATACMS versi jarak pendek dalam perangnya melawan Rusia pada Oktober 2023.

Rudal tersebut memungkinkan Kyiv menyerang wilayah-wilayah seperti Kursk, tempat pasukannya menguasai puluhan permukiman Rusia dalam penyerbuan pada bulan Agustus. Sasaran yang mungkin termasuk depot amunisi, jalur pasokan, dan pangkalan militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved