4 Pemimpin Dunia Sahabat Dekat Prabowo Subianto
Kamis, 21 November 2024 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
"Saya melihat kedekatan kedua pemimpin negara sangat penting bagi masa depan kedua negara, tidak hanya dalam hal politik tetapi juga dalam pengembangan hubungan ekonomi, sosial, dan budaya antara kedua negara, yang dapat mendorong upaya untuk membangun hubungan yang lebih erat antara masyarakat kedua negara," katanya.
Menggambarkan Anwar dan Prabowo sebagai sahabat sejati, ia mengatakan hubungan tersebut tidak berkembang baru-baru ini tetapi telah dibangun sejak masa muda kedua pemimpin, dimulai pada era Presiden Soeharto.
"Tentunya, ketika persahabatan yang erat antara dua pemimpin negara diterjemahkan ke dalam hubungan diplomatik, itu akan menguntungkan kemajuan kedua negara dan menciptakan kesejahteraan bagi rakyatnya," katanya.
Baca Juga: Turki Khianati NATO, Dukung Rusia untuk Membela Diri
Wong berada di Jakarta untuk apa yang digambarkan kantornya sebagai pertemuan "pengantar", meskipun ini adalah kunjungannya yang ketiga tahun ini ke Indonesia. Baik dia maupun Prabowo baru-baru ini terpilih sebagai pemimpin negara masing-masing.
Mereka menegaskan kembali "persahabatan yang kuat" antara Indonesia dan Singapura, dengan menekankan tujuan bersama dalam ketahanan dan pembangunan.
“Singapura dan Indonesia berkomitmen untuk melaksanakan kerangka kerja sama pertahanan kami, termasuk pengaturan untuk area pelatihan militer,” kata Prabowo, menggarisbawahi keinginan bersama untuk memperkuat kerja sama keamanan di kawasan yang penuh dengan tantangan strategis.
Mengenai kerja sama ekonomi, Prabowo menyatakan harapan bahwa Singapura akan meningkatkan akses pasar untuk produk-produk Indonesia melalui penyelarasan regulasi, demikian pernyataan Istana.
Kedua pemimpin juga berkomitmen untuk memperluas investasi Singapura di sektor-sektor prioritas Indonesia, termasuk energi terbarukan, hilirisasi industri, ketahanan pangan, digitalisasi, semikonduktor, perawatan kesehatan, dan pembangunan ibu kota baru Indonesia, Nusantara.
“Saya sangat terkesan dengan kepemimpinan Anda,” kata Prabowo kepada Presiden Marcos, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan.
“Pandangan strategis Anda telah memajukan posisi Filipina di panggung global secara signifikan, menunjukkan kemajuan nyata dalam politik, ekonomi, dan militer,” tambah menteri pertahanan tersebut.
Indonesia, lanjut mantan jenderal Angkatan Darat tersebut, juga mengapresiasi negara tetangganya yang merupakan negara kepulauan karena telah menjadi tuan rumah pertemuan ke-13 Komite Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan Bersama Filipina-Indonesia (JDSCC) pada bulan Juni.
Menggambarkan Anwar dan Prabowo sebagai sahabat sejati, ia mengatakan hubungan tersebut tidak berkembang baru-baru ini tetapi telah dibangun sejak masa muda kedua pemimpin, dimulai pada era Presiden Soeharto.
"Tentunya, ketika persahabatan yang erat antara dua pemimpin negara diterjemahkan ke dalam hubungan diplomatik, itu akan menguntungkan kemajuan kedua negara dan menciptakan kesejahteraan bagi rakyatnya," katanya.
Baca Juga: Turki Khianati NATO, Dukung Rusia untuk Membela Diri
3. PM Singapura Lawrence Wong
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengungkapkan komitmen untuk memperdalam kerja sama di berbagai sektor utama dan janji untuk meningkatkan "ketahanan di tengah lingkungan geopolitik yang tidak menentu".Wong berada di Jakarta untuk apa yang digambarkan kantornya sebagai pertemuan "pengantar", meskipun ini adalah kunjungannya yang ketiga tahun ini ke Indonesia. Baik dia maupun Prabowo baru-baru ini terpilih sebagai pemimpin negara masing-masing.
Mereka menegaskan kembali "persahabatan yang kuat" antara Indonesia dan Singapura, dengan menekankan tujuan bersama dalam ketahanan dan pembangunan.
“Singapura dan Indonesia berkomitmen untuk melaksanakan kerangka kerja sama pertahanan kami, termasuk pengaturan untuk area pelatihan militer,” kata Prabowo, menggarisbawahi keinginan bersama untuk memperkuat kerja sama keamanan di kawasan yang penuh dengan tantangan strategis.
Mengenai kerja sama ekonomi, Prabowo menyatakan harapan bahwa Singapura akan meningkatkan akses pasar untuk produk-produk Indonesia melalui penyelarasan regulasi, demikian pernyataan Istana.
Kedua pemimpin juga berkomitmen untuk memperluas investasi Singapura di sektor-sektor prioritas Indonesia, termasuk energi terbarukan, hilirisasi industri, ketahanan pangan, digitalisasi, semikonduktor, perawatan kesehatan, dan pembangunan ibu kota baru Indonesia, Nusantara.
4. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr
Presiden terpilih Prabowo Subianto pernah mengunjungi Manila untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr saat masih menjadi menteri pertahanan.“Saya sangat terkesan dengan kepemimpinan Anda,” kata Prabowo kepada Presiden Marcos, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan.
“Pandangan strategis Anda telah memajukan posisi Filipina di panggung global secara signifikan, menunjukkan kemajuan nyata dalam politik, ekonomi, dan militer,” tambah menteri pertahanan tersebut.
Indonesia, lanjut mantan jenderal Angkatan Darat tersebut, juga mengapresiasi negara tetangganya yang merupakan negara kepulauan karena telah menjadi tuan rumah pertemuan ke-13 Komite Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan Bersama Filipina-Indonesia (JDSCC) pada bulan Juni.
(ahm)
Lihat Juga :