4 Pemimpin Dunia Sahabat Dekat Prabowo Subianto
Kamis, 21 November 2024 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Terlebih setelah kisruh 1998 pecah. Mengetahui sahabatnya sedang mengalami kesusahan, Pangeran Abdullah menawari Prabowo yang diduga terlibat beberapa kasus penculikan untuk tinggal di negaranya. "What I can do? You're my friend," ujar Pangeran Abdullah melalui sambungan telepon. Gayung bersambut, telepon dari Pangeran Abdullah ini kemudian menjadi tiket emas bagi Prabowo untuk terbang ke Yordania.
Sahabat lama itu adalah Prabowo Subianto yang dilantik sebagai presiden kedelapan Indonesia keesokan harinya. Keduanya disebut-sebut sudah saling kenal sejak muda.
Momen penting ini juga dibagikan Prabowo di akun resminya, X. Ia menulis: "Merupakan kehormatan besar untuk menerima sahabat saya, Perdana Menteri Malaysia, @anwaribrahim, di kediaman orang tua saya di Kertanegara 4, Jakarta."
Meski singkat, catatan dan pertemuan ini menunjukkan penekanan Prabowo pada persahabatannya dengan Anwar, mengingat keduanya telah melalui karier politik yang sama dan penuh tantangan.
Melansir The Star, persahabatan yang erat ini juga terlihat jelas, karena Prabowo selalu mengunjungi Anwar setiap kali ia berkunjung ke Malaysia.
Para analis meyakini bahwa kedekatan kedua pemimpin ini membuka peluang untuk meningkatkan kerja sama yang telah terjalin antara kedua negara di berbagai sektor, termasuk perdagangan, energi baru, pertahanan, pendidikan, dan keuangan.
Persahabatan mereka yang telah terjalin lama juga memberikan landasan yang kokoh untuk kolaborasi di masa mendatang karena kedua pemimpin tersebut tengah menghadapi berbagai isu internasional yang kompleks seperti Palestina, Myanmar, Islamofobia, dan kampanye anti-kelapa sawit.
Dalam sesi pelantikan di gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat, yang dihadiri oleh para pemimpin negara lain pada hari Minggu, Anwar menerima tepuk tangan meriah dan standing ovation terbanyak ketika diperkenalkan oleh Prabowo.
Mengenai bidang-bidang kerja sama tertentu di bawah pemerintahan Prabowo, analis itu mencatat bahwa masih terlalu dini, tetapi beberapa perusahaan Malaysia diketahui sedang menjajaki peluang investasi, termasuk pengembangan perumahan di ibu kota baru, Nusantara.
Kunjungan Anwar dilakukan saat Malaysia bersiap menjadi ketua ASEAN tahun depan, yang disinggung oleh Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Datuk Syed Md Hasrin Tengku Hussin, yang menyatakan: "Ini adalah momen penting bagi kedua negara kita. Kunjungan kerja perdana menteri akan memperkuat hubungan bilateral dan memperkuat kerja sama ASEAN."
Banyak analis juga setuju bahwa babak baru kerja sama antara kedua negara dapat mengatasi tantangan bersama sambil memanfaatkan kekuatan bersama untuk lebih memperkuat dinamika ASEAN sebagai platform kerja sama regional di tahun-tahun mendatang.
Sementara itu, Wakil Rektor (Akademik) Universiti Utara Malaysia Mohd Azizuddin Mohd Sani mengatakan kedekatan hubungan Anwar-Prabowo akan mengangkat hubungan Kuala Lumpur-Jakarta ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih bermakna.
Dia juga melihat Prabowo, yang menerima pendidikan awalnya di Victoria Institution di Kuala Lumpur, dan Anwar, yang memiliki hubungan dekat dengan banyak tokoh Indonesia dan memahami dinamika negara, memiliki saling pengertian satu sama lain.
2. PM Malaysia Anwar Ibrahim
Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada Sabtu (19/10/2024) malam langsung mendatangi rumah keluarga sahabat lamanya di Kertanegara, Jakarta Selatan, untuk makan malam santai dan menyenangkan bersama.Sahabat lama itu adalah Prabowo Subianto yang dilantik sebagai presiden kedelapan Indonesia keesokan harinya. Keduanya disebut-sebut sudah saling kenal sejak muda.
Momen penting ini juga dibagikan Prabowo di akun resminya, X. Ia menulis: "Merupakan kehormatan besar untuk menerima sahabat saya, Perdana Menteri Malaysia, @anwaribrahim, di kediaman orang tua saya di Kertanegara 4, Jakarta."
Meski singkat, catatan dan pertemuan ini menunjukkan penekanan Prabowo pada persahabatannya dengan Anwar, mengingat keduanya telah melalui karier politik yang sama dan penuh tantangan.
Melansir The Star, persahabatan yang erat ini juga terlihat jelas, karena Prabowo selalu mengunjungi Anwar setiap kali ia berkunjung ke Malaysia.
Para analis meyakini bahwa kedekatan kedua pemimpin ini membuka peluang untuk meningkatkan kerja sama yang telah terjalin antara kedua negara di berbagai sektor, termasuk perdagangan, energi baru, pertahanan, pendidikan, dan keuangan.
Persahabatan mereka yang telah terjalin lama juga memberikan landasan yang kokoh untuk kolaborasi di masa mendatang karena kedua pemimpin tersebut tengah menghadapi berbagai isu internasional yang kompleks seperti Palestina, Myanmar, Islamofobia, dan kampanye anti-kelapa sawit.
Dalam sesi pelantikan di gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat, yang dihadiri oleh para pemimpin negara lain pada hari Minggu, Anwar menerima tepuk tangan meriah dan standing ovation terbanyak ketika diperkenalkan oleh Prabowo.
Mengenai bidang-bidang kerja sama tertentu di bawah pemerintahan Prabowo, analis itu mencatat bahwa masih terlalu dini, tetapi beberapa perusahaan Malaysia diketahui sedang menjajaki peluang investasi, termasuk pengembangan perumahan di ibu kota baru, Nusantara.
Kunjungan Anwar dilakukan saat Malaysia bersiap menjadi ketua ASEAN tahun depan, yang disinggung oleh Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Datuk Syed Md Hasrin Tengku Hussin, yang menyatakan: "Ini adalah momen penting bagi kedua negara kita. Kunjungan kerja perdana menteri akan memperkuat hubungan bilateral dan memperkuat kerja sama ASEAN."
Banyak analis juga setuju bahwa babak baru kerja sama antara kedua negara dapat mengatasi tantangan bersama sambil memanfaatkan kekuatan bersama untuk lebih memperkuat dinamika ASEAN sebagai platform kerja sama regional di tahun-tahun mendatang.
Sementara itu, Wakil Rektor (Akademik) Universiti Utara Malaysia Mohd Azizuddin Mohd Sani mengatakan kedekatan hubungan Anwar-Prabowo akan mengangkat hubungan Kuala Lumpur-Jakarta ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih bermakna.
Dia juga melihat Prabowo, yang menerima pendidikan awalnya di Victoria Institution di Kuala Lumpur, dan Anwar, yang memiliki hubungan dekat dengan banyak tokoh Indonesia dan memahami dinamika negara, memiliki saling pengertian satu sama lain.
Lihat Juga :