Menteri Keuangan Israel Serukan Pendudukan Penuh di Gaza Utara
Selasa, 19 November 2024 - 15:54 WIB
loading...
A
A
A
“Mencapai kesepakatan dengan Hamas untuk mengakhiri perang berarti menyerah dan kalah,” ujar dia.
“Kami akan terus berjuang sampai Hamas disingkirkan dan dicapai kesepakatan yang menyatakan Hamas menyerah. Kami tidak akan berhenti sampai musuh-musuh kami dihancurkan dan keamanan dipulihkan sepenuhnya di Negara Israel,” tegas dia.
Karena tentara Israel masih berjuang untuk mencapai tujuannya di Gaza, Menteri ekstremis itu menegaskan, “Pada akhir perang ini, kami akan memiliki kebebasan penuh untuk bertindak di Gaza dan tidak akan menerima penyelesaian apa pun yang nilainya kurang dari kertas yang tertulis di atasnya.”
Dia juga menyarankan agar militer Israel mengawasi bantuan kemanusiaan ke Gaza, dengan mengklaim bantuan tersebut saat ini memperpanjang kekuasaan Hamas.
Pernyataannya bertepatan dengan tawaran Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sekitar USD1,3 juta untuk informasi yang mengarah pada pengembalian sandera Israel di Gaza.
Netanyahu telah berulang kali menguraikan tiga tujuan kampanye genosida Israel di Gaza: membebaskan para sandera, membubarkan Hamas, dan memastikan Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi keamanan Israel.
Namun, tidak satu pun dari tujuan ini yang tercapai selama setahun konflik berlangsung.
Sebelumnya pada hari Senin, keluarga sandera Israel berunjuk rasa di luar kediaman Netanyahu di Yerusalem Barat, menuntut kesepakatan pertukaran tahanan dengan faksi Perlawanan Palestina di Gaza.
“Kami akan terus berjuang sampai Hamas disingkirkan dan dicapai kesepakatan yang menyatakan Hamas menyerah. Kami tidak akan berhenti sampai musuh-musuh kami dihancurkan dan keamanan dipulihkan sepenuhnya di Negara Israel,” tegas dia.
Karena tentara Israel masih berjuang untuk mencapai tujuannya di Gaza, Menteri ekstremis itu menegaskan, “Pada akhir perang ini, kami akan memiliki kebebasan penuh untuk bertindak di Gaza dan tidak akan menerima penyelesaian apa pun yang nilainya kurang dari kertas yang tertulis di atasnya.”
Dia juga menyarankan agar militer Israel mengawasi bantuan kemanusiaan ke Gaza, dengan mengklaim bantuan tersebut saat ini memperpanjang kekuasaan Hamas.
Pernyataannya bertepatan dengan tawaran Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sekitar USD1,3 juta untuk informasi yang mengarah pada pengembalian sandera Israel di Gaza.
Netanyahu telah berulang kali menguraikan tiga tujuan kampanye genosida Israel di Gaza: membebaskan para sandera, membubarkan Hamas, dan memastikan Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi keamanan Israel.
Namun, tidak satu pun dari tujuan ini yang tercapai selama setahun konflik berlangsung.
Sebelumnya pada hari Senin, keluarga sandera Israel berunjuk rasa di luar kediaman Netanyahu di Yerusalem Barat, menuntut kesepakatan pertukaran tahanan dengan faksi Perlawanan Palestina di Gaza.
Lihat Juga :