Jerman Tiba-tiba Ancam China, Ada Apa?
Selasa, 19 November 2024 - 09:01 WIB
loading...
A
A
A
“Kami memberlakukan sanksi lebih lanjut terhadap Iran dan juga memperjelas hal ini terkait bantuan pesawat nirawak China, karena hal ini juga harus dan akan memiliki konsekuensi,” kata Baerbock, tanpa memberikan perincian lebih lanjut, seperti dikutip Russia Today, Selasa (19/11/2024).
Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani juga mempertimbangkan masalah tersebut, memperingatkan Beijing agar tidak membuat “kesalahan besar” dan menekankan pentingnya mengirim pesan ke China untuk mencegah eskalasi.
China telah menolak tuduhan tersebut sebagai “spekulasi dan fitnah yang tidak berdasar", bersikeras bahwa mereka menangani ekspor produk militer dengan bijaksana dan bertanggung jawab.
“Kami tidak pernah menyediakan senjata mematikan kepada pihak mana pun dalam konflik, dan secara ketat mengontrol ekspor pesawat nirawak militer dan penggunaan ganda sesuai dengan hukum dan peraturan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian.
Di tengah tuduhan Barat memasok Rusia dengan barang-barang yang dapat digunakan untuk produksi senjata, China memberlakukan larangan pada bulan Juli atas ekspor semua pesawat nirawak sipil yang berpotensi digunakan untuk keperluan militer.
“Saya ingin menegaskan kembali bahwa terkait krisis Ukraina, China menegakkan posisi yang objektif dan adil serta secara aktif mempromosikan perundingan damai, yang sangat kontras dengan negara-negara tertentu yang menerapkan standar ganda dan terus menambah bahan bakar ke dalam api krisis Ukraina,” imbuh Lin Jian.
Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani juga mempertimbangkan masalah tersebut, memperingatkan Beijing agar tidak membuat “kesalahan besar” dan menekankan pentingnya mengirim pesan ke China untuk mencegah eskalasi.
China telah menolak tuduhan tersebut sebagai “spekulasi dan fitnah yang tidak berdasar", bersikeras bahwa mereka menangani ekspor produk militer dengan bijaksana dan bertanggung jawab.
“Kami tidak pernah menyediakan senjata mematikan kepada pihak mana pun dalam konflik, dan secara ketat mengontrol ekspor pesawat nirawak militer dan penggunaan ganda sesuai dengan hukum dan peraturan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian.
Di tengah tuduhan Barat memasok Rusia dengan barang-barang yang dapat digunakan untuk produksi senjata, China memberlakukan larangan pada bulan Juli atas ekspor semua pesawat nirawak sipil yang berpotensi digunakan untuk keperluan militer.
“Saya ingin menegaskan kembali bahwa terkait krisis Ukraina, China menegakkan posisi yang objektif dan adil serta secara aktif mempromosikan perundingan damai, yang sangat kontras dengan negara-negara tertentu yang menerapkan standar ganda dan terus menambah bahan bakar ke dalam api krisis Ukraina,” imbuh Lin Jian.
Lihat Juga :