5 Negara Eropa Dulu Bela Israel, Tapi Sekarang Dukung Palestina

Senin, 18 November 2024 - 15:32 WIB
loading...
A A A
Bahkan, pada tahun 2020, Irlandia mengadopsi kebijakan yang mendukung boikot terhadap barang-barang yang berasal dari pemukiman Israel yang berada di wilayah pendudukan.

Pada Mei 2024, Irlandia mengumumkan bahwa mereka resmi mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat.

Keputusan ini diambil setelah sebuah pertimbangan panjang mengenai pengakuan Palestina di PBB dan keinginan untuk mendukung solusi dua negara dalam konflik Israel-Palestina.

2. Swedia


Swedia juga awalnya mendukung Israel dengan menjalin hubungan diplomatik setelah negara Yahudi itu didirikan tahun 1948.

Meski demikian, Swedia enggan jika disebut sebagai pendukung dan lebih nyaman jika posisinya dinyatakan netral.

Kebijakan luar negeri Swedia juga berubah siginifikan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pada 2014 dengan resmi mengakui Negara Palestina. Itu menjadikannya negara Eropa pertama yang mengakui Negara Palestina.

Pengakuan ini mengikuti peningkatan kekerasan rezim Zionis Israel terhadap warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat, yang memicu kecaman internasional.

Swedia juga secara aktif mendukung Palestina dalam forum internasional seperti PBB, mendesak pengakuan terhadap Palestina sebagai negara merdeka, dan mengkritik kebijakan permukiman Israel di wilayah pendudukan.

Keputusan Swedia ini mencerminkan komitmen negara tersebut terhadap hak asasi manusia dan prinsip-prinsip internasional, meskipun tidak disambut baik oleh Israel.

3. Spanyol


Spanyol adalah negara Eropa lainnya yang awalnya mendukung Israel, tetapi kini cenderung mendukung Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved