Rusia Sebut Laporan Trump Berbicara via Telepon dengan Putin Adalah Fiksi Murni
Senin, 11 November 2024 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
Kantor berita Reuters juga mengatakan bahwa panggilan telepon tersebut terjadi, mengutip sumber yang tidak berwenang untuk mengungkapkan identitas mereka kepada media.
Steven Cheung, direktur komunikasi Trump, tidak mengonfirmasi pertukaran tersebut, dan mengatakan kepada kantor berita AFP dalam pernyataan tertulis bahwa "kami tidak mengomentari panggilan telepon pribadi antara Presiden Trump dan para pemimpin dunia lainnya."
Sementara itu, otoritas di Ukraina pada hari Senin mengeluarkan peringatan di seluruh negeri dan memberlakukan pemadaman listrik pencegahan di beberapa kota karena ancaman serangan Rusia skala besar baru.
"Perhatian! Bahaya rudal di seluruh Ukraina! MiG-31K lepas landas," kata angkatan udara Ukraina dalam sebuah posting di Telegram. "Peringatan udara terkait dengan peluncuran rudal jelajah dari pembom strategis Tu-95MS," tambahnya.
Pemerintahan militer Ibu Kota Kyiv memerintahkan pemadaman listrik darurat untuk kota tersebut, dengan mengatakan pemadaman listrik tersebut disebabkan oleh serangan rudal yang akan segera terjadi. Media Ukraina melaporkan perintah serupa untuk Mykolaiv, Cherkasy, Sumy, Zhytomyr, Kirovohrad, dan Kharkiv.
Rekaman media sosial menunjukkan sejumlah besar orang berkumpul di stasiun metro kota, yang telah berfungsi sebagai tempat perlindungan bom sejak dimulainya perang Rusia di Ukraina pada Februari 2022.
Namun, hingga pukul 06:30 GMT, rudal tersebut belum tiba. Menurut beberapa blogger militer Ukraina, pesawat pengebom Rusia melakukan penerbangan yang meniru peluncuran rudal.
Peringatan udara hari Senin berbunyi setelah serangan udara Rusia menewaskan sedikitnya enam orang di Ukraina selatan, dan sehari setelah Moskow dan Kyiv saling melancarkan serangan pesawat nirawak semalam yang memecahkan rekor.
Steven Cheung, direktur komunikasi Trump, tidak mengonfirmasi pertukaran tersebut, dan mengatakan kepada kantor berita AFP dalam pernyataan tertulis bahwa "kami tidak mengomentari panggilan telepon pribadi antara Presiden Trump dan para pemimpin dunia lainnya."
Sementara itu, otoritas di Ukraina pada hari Senin mengeluarkan peringatan di seluruh negeri dan memberlakukan pemadaman listrik pencegahan di beberapa kota karena ancaman serangan Rusia skala besar baru.
"Perhatian! Bahaya rudal di seluruh Ukraina! MiG-31K lepas landas," kata angkatan udara Ukraina dalam sebuah posting di Telegram. "Peringatan udara terkait dengan peluncuran rudal jelajah dari pembom strategis Tu-95MS," tambahnya.
Pemerintahan militer Ibu Kota Kyiv memerintahkan pemadaman listrik darurat untuk kota tersebut, dengan mengatakan pemadaman listrik tersebut disebabkan oleh serangan rudal yang akan segera terjadi. Media Ukraina melaporkan perintah serupa untuk Mykolaiv, Cherkasy, Sumy, Zhytomyr, Kirovohrad, dan Kharkiv.
Rekaman media sosial menunjukkan sejumlah besar orang berkumpul di stasiun metro kota, yang telah berfungsi sebagai tempat perlindungan bom sejak dimulainya perang Rusia di Ukraina pada Februari 2022.
Namun, hingga pukul 06:30 GMT, rudal tersebut belum tiba. Menurut beberapa blogger militer Ukraina, pesawat pengebom Rusia melakukan penerbangan yang meniru peluncuran rudal.
Peringatan udara hari Senin berbunyi setelah serangan udara Rusia menewaskan sedikitnya enam orang di Ukraina selatan, dan sehari setelah Moskow dan Kyiv saling melancarkan serangan pesawat nirawak semalam yang memecahkan rekor.
Lihat Juga :