Baru 2 Bulan Berperang untuk Ukraina, Tentara Bayaran Inggris Tewas Dibantai Rusia
Senin, 11 November 2024 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah Ukraina saat ini sedang berjuang untuk mengisi kembali pasukan yang hilang dalam konflik dengan Rusia, karena aliran pejuang sukarelawan telah lama berkurang. Pihak berwenang tengah mempertimbangkan untuk menurunkan usia wajib militer dari 25 tahun, dengan alasan bahwa langkah tersebut akan membantu para perwira wajib militer memenuhi kuota mereka meskipun ada penghindaran yang meluas.
Kiev telah berulang kali menolak segala bentuk kompromi dengan Moskow. Rusia mengatakan bahwa warga Ukraina digunakan sebagai 'umpan meriam' dalam perang proksi Barat dan bahwa pemimpin negara tersebut Vladimir Zelensky terlibat dalam pembantaian tersebut, karena ia berusaha mempertahankan kekuasaan pribadinya.
Menteri Pertahanan Inggris John Healey telah mengatakan dalam sebuah posting baru-baru ini di X bahwa Inggris tetap berkomitmen untuk mendukung Kiev "selama diperlukan" untuk menang.
Kiev telah berulang kali menolak segala bentuk kompromi dengan Moskow. Rusia mengatakan bahwa warga Ukraina digunakan sebagai 'umpan meriam' dalam perang proksi Barat dan bahwa pemimpin negara tersebut Vladimir Zelensky terlibat dalam pembantaian tersebut, karena ia berusaha mempertahankan kekuasaan pribadinya.
Menteri Pertahanan Inggris John Healey telah mengatakan dalam sebuah posting baru-baru ini di X bahwa Inggris tetap berkomitmen untuk mendukung Kiev "selama diperlukan" untuk menang.
(ahm)
Lihat Juga :