Tanpa Kehadiran Presiden Iran, Saudi Gelar KTT Arab-Islam Bahas Gaza dan Lebanon
Senin, 11 November 2024 - 16:20 WIB
loading...
Arab Saudi menggelar KTT Arab dan Islam yang membahas Gaza dan Lebanon. Foto/X/@alekhbariyaEN
A
A
A
RIYADH - Sebuah pertemuan puncak Arab dan Islam yang diselenggarakan oleh Arab Saudi dibuka di Riyadh pada Senin (11/11/2024). Para pemimpin negara Arab dan Islam, mengadakan diskusi tentang perang Israel di Gaza serta krisis Lebanon.
Saluran berita Al-Ekhbariya yang dikelola pemerintah Saudi menyiarkan rekaman Presiden Nigeria Bola Tinubu dan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati yang mendarat di Riyadh untuk menghadiri pertemuan puncak pada Minggu malam. Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif termasuk di antara mereka yang juga dijadwalkan hadir.
Saudi Press Agency melaporkan bahwa "agresi" Israel di Gaza dan Lebanon "telah memaksa para pemimpin Arab dan Islam untuk mengambil tindakan segera".
"Prioritas utama [untuk pertemuan puncak] tersebut meliputi penghentian agresi, perlindungan warga sipil, pemberian dukungan kepada rakyat Palestina dan Lebanon, penyatuan posisi, dan pemberian tekanan kepada masyarakat internasional untuk mengambil langkah tegas guna mengakhiri serangan yang sedang berlangsung dan membangun perdamaian dan stabilitas abadi di kawasan tersebut," seperti laporan Saudi Press Agency.
KTT tersebut diadakan satu tahun setelah pertemuan serupa di Riyadh antara Liga Arab yang berpusat di Kairo dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang berpusat di Jeddah, di mana para pemimpin mengecam tindakan Israel di Gaza sebagai "biadab". Namun, mereka tidak dapat menyetujui tindakan terhadap Israel, meskipun ada seruan untuk memutuskan hubungan ekonomi dan diplomatik dengan Israel.
Saluran berita Al-Ekhbariya yang dikelola pemerintah Saudi menyiarkan rekaman Presiden Nigeria Bola Tinubu dan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati yang mendarat di Riyadh untuk menghadiri pertemuan puncak pada Minggu malam. Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif termasuk di antara mereka yang juga dijadwalkan hadir.
Saudi Press Agency melaporkan bahwa "agresi" Israel di Gaza dan Lebanon "telah memaksa para pemimpin Arab dan Islam untuk mengambil tindakan segera".
"Prioritas utama [untuk pertemuan puncak] tersebut meliputi penghentian agresi, perlindungan warga sipil, pemberian dukungan kepada rakyat Palestina dan Lebanon, penyatuan posisi, dan pemberian tekanan kepada masyarakat internasional untuk mengambil langkah tegas guna mengakhiri serangan yang sedang berlangsung dan membangun perdamaian dan stabilitas abadi di kawasan tersebut," seperti laporan Saudi Press Agency.
KTT tersebut diadakan satu tahun setelah pertemuan serupa di Riyadh antara Liga Arab yang berpusat di Kairo dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang berpusat di Jeddah, di mana para pemimpin mengecam tindakan Israel di Gaza sebagai "biadab". Namun, mereka tidak dapat menyetujui tindakan terhadap Israel, meskipun ada seruan untuk memutuskan hubungan ekonomi dan diplomatik dengan Israel.
Lihat Juga :