Bukan Lagi Negara Teraman! Penikaman Pastor Gereja Guncang Singapura

Minggu, 10 November 2024 - 17:02 WIB
loading...
A A A
Tersangka akan didakwa di pengadilan pada 11 November dengan pelanggaran sengaja menyebabkan luka parah dengan senjata berbahaya, polisi menambahkan.

Jika terbukti bersalah, pelanggaran tersebut, berdasarkan Pasal 326 KUHP 1871, dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, atau penjara selama jangka waktu yang dapat diperpanjang hingga 15 tahun. Pelaku juga dapat dikenai hukuman cambuk dan/atau denda.

Polisi juga akan meminta perintah pengadilan untuk menahan pria tersebut di Institut Kesehatan Mental untuk evaluasi psikiatris.

Penyerang, yang merupakan orang Sinhala, sebelumnya telah menyatakan kepada Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan bahwa ia adalah seorang Kristen, kata polisi.

Saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa ini adalah serangan yang bermotif agama, polisi menambahkan.

Dewan Gereja Nasional Singapura (NCCS) mengatakan pihaknya mengutuk keras serangan itu, dan bersyukur bahwa tim Tanggap Darurat Keuskupan Agung dan anggota jemaat dapat campur tangan dan menahan penyerang.

“Kami berdoa untuk pelaku meskipun kami tidak tahu alasan di balik tindakannya saat ini,” kata presiden NCCS, Uskup Lu Guan Hoe, dalam surat tertanggal 9 November kepada Uskup Agung William Goh, yang mengepalai Gereja Katolik Roma di Singapura.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved