PBB Kecam Aksi Pembakaran Al Quran di Swedia
Minggu, 30 Agustus 2020 - 12:41 WIB
loading...
Kepala Aliansi Peradaban PBB, Miguel Moratinos mengutuk aksi pembakaran Alquran oleh ekstrimis sayap kanan di Swedia. Foto/REUTERS
A
A
A
NEW YORK - Kepala Aliansi Peradaban PBB , Miguel Moratinos mengutuk aksi pembakaran Al-Quran oleh ekstrimis sayap kanan di Swedia . Pembakaran Al-Quran itu diketahui terjadi di kota Malmo, Jumat lalu.
Moratinos, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (30/8/2020), menggambarkan insiden yang memicu kerusuhan di Malmo, sebagai perbuatan tercela dan sama sekali tidak dapat diterima, atau dapat dibenarkan. ( Baca juga: Dalam Kondisi Darurat yang Haram Bisa Menjadi Halal, Ini Batas Darurat Itu )
"Moratinos mencatat bahwa tindakan menyedihkan yang dilakukan oleh pelaku kebencian, termasuk oleh ekstrimis sayap kanan dan kelompok radikal lainnya, memicu kekerasan dan menghancurkan struktur komunitas kita," ucap juru bicara Moratinos, Nihal Saad.
"Tindakan ini merupakan penghinaan terhadap tujuan dan nilai yang dianut oleh Aliansi Peradaban PBB yang bekerja pada promosi saling menghormati dan memahami serta memperkuat dialog antar budaya dan antaragama," sambungnya.
Moratinos, jelasnya, kembali menegaskan bahwa penodaan terhadap kitab-kitab suci dan tempat ibadah, serta simbol-simbol agama harus ditolak, dan dikecam dengan keras oleh semua pelaku agama. ( Baca juga: Griya Al Qur’an Gelar Pelatihan Menghafal Surat Al Fatihah )
"Dia meminta para pemimpin agama di seluruh spektrum keyakinan untuk memperbarui kecaman mereka atas semua bentuk kekerasan berdasarkan agama atau kepercayaan," tukas Saad.
Moratinos, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (30/8/2020), menggambarkan insiden yang memicu kerusuhan di Malmo, sebagai perbuatan tercela dan sama sekali tidak dapat diterima, atau dapat dibenarkan. ( Baca juga: Dalam Kondisi Darurat yang Haram Bisa Menjadi Halal, Ini Batas Darurat Itu )
"Moratinos mencatat bahwa tindakan menyedihkan yang dilakukan oleh pelaku kebencian, termasuk oleh ekstrimis sayap kanan dan kelompok radikal lainnya, memicu kekerasan dan menghancurkan struktur komunitas kita," ucap juru bicara Moratinos, Nihal Saad.
"Tindakan ini merupakan penghinaan terhadap tujuan dan nilai yang dianut oleh Aliansi Peradaban PBB yang bekerja pada promosi saling menghormati dan memahami serta memperkuat dialog antar budaya dan antaragama," sambungnya.
Moratinos, jelasnya, kembali menegaskan bahwa penodaan terhadap kitab-kitab suci dan tempat ibadah, serta simbol-simbol agama harus ditolak, dan dikecam dengan keras oleh semua pelaku agama. ( Baca juga: Griya Al Qur’an Gelar Pelatihan Menghafal Surat Al Fatihah )
"Dia meminta para pemimpin agama di seluruh spektrum keyakinan untuk memperbarui kecaman mereka atas semua bentuk kekerasan berdasarkan agama atau kepercayaan," tukas Saad.
(esn)
Lihat Juga :