Aneka Ragam Reaksi 31 Pemimpin Dunia atas Kemenangan Donald Trump pada Pilpres AS

Rabu, 06 November 2024 - 19:31 WIB
loading...
A A A
"Saya mendoakan semua keberhasilannya... dan saya berharap dapat mencapai perdamaian bersama, menegakkan stabilitas regional dan memperkuat kemitraan strategis antara Mesir dan Amerika Serikat serta rakyat mereka yang bersahabat," kata el-Sisi di X.

Baca Juga: Menang Pilpres AS, Donald Trump Berjanji Menghentikan Semua Perang

4. Iran

Mata pencaharian warga Iran tidak akan terpengaruh oleh pemilihan umum AS, juru bicara pemerintah Fatemeh Mohajerani mengatakan kepada wartawan setelah rapat kabinet di Teheran.

"Pemilu AS bukanlah urusan kami. Kebijakan kami stabil dan tidak berubah berdasarkan individu. Kami telah membuat prediksi yang diperlukan sebelumnya dan tidak akan ada perubahan dalam mata pencaharian masyarakat," katanya.

5. Hamas

“Posisi kami terhadap pemerintahan baru AS bergantung pada posisi dan perilaku praktisnya terhadap rakyat Palestina, hak-hak mereka yang sah, dan tujuan mereka yang adil,” kata kelompok Palestina itu dalam sebuah pernyataan.

Presiden baru harus “mendengarkan suara-suara masyarakat Amerika sendiri yang menolak agresi terhadap Gaza”, katanya dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa pemerintahan baru AS “harus menyadari bahwa rakyat kami terus menghadapi pendudukan dan tidak akan menerima jalan yang mengurangi hak-hak mereka”.

6. China

“Kebijakan kami terhadap AS konsisten,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning dalam jumpa pers.

“Kami akan terus memandang dan menangani hubungan China-AS sesuai dengan prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan,” imbuhnya.

7. Ukraina

"Kami sangat menghargai komitmen Presiden Trump terhadap pendekatan 'perdamaian melalui kekuatan' dalam urusan global. Inilah prinsip yang secara praktis dapat membawa perdamaian yang adil di Ukraina lebih dekat," tulis Presiden Volodymyr Zelenskyy di X.

"Kami menantikan era Amerika Serikat yang kuat di bawah kepemimpinan tegas Presiden Trump. Kami mengandalkan dukungan bipartisan yang kuat dan berkelanjutan untuk Ukraina di Amerika Serikat."

8. Rusia

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak mengetahui adanya rencana Presiden Vladimir Putin untuk memberi selamat kepada Trump karena AS adalah "negara yang tidak bersahabat".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Berita Terkini
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved