Kapal Perang Israel Muncul di Terusan Suez, Rakyat Mesir Marah

Selasa, 05 November 2024 - 08:45 WIB
loading...
Kapal Perang Israel...
Kapal perang Israel melintasi Terusan Suez memicu kemarahan rakyat Mesir. Foto/X/@warfareanalysis
A A A
KAIRO - Sebuah kapal perang Israel telah melintasi Terusan Suez, dengan bendera nasional Israel dan Mesir dikibarkan di atas kapal tersebut.

Belum jelas kapan perjalanan kapal perang Zionis itu berlangsung, namun rekaman videonya telah beredar di media sosial sejak Senin.

Video tersebut memicu kemarahan warga Mesir di media sosial, dan juga protes di Ibu Kota Mesir, Kairo.

Baca Juga: Kali Ini, Iran Akan Gempur Israel dengan Hulu Ledak Lebih Kuat

Kemarahan mereka lebih dipicu oleh pengibaran bendera nasional Mesir dan bendera nasional Israel di atas kapal perang tersebut.

Para demonstran di Kairo menyatakan solidaritas mereka dengan rakyat Palestina dan Lebanon dan menyerukan agar kapal-kapal pendudukan Zionis tidak diizinkan melewati Terusan Suez.

Otoritas Terusan Suez merespons dengan menegaskan tak ada yang salah dengan melintasnya kapal perang Israel.

"Otoritas Terusan Suez menegaskan komitmennya terhadap pelaksanaan perjanjian internasional yang menjamin kebebasan bernavigasi bagi kapal-kapal yang melintasi Terusan Suez, baik kapal komersial maupun militer, tanpa memandang kewarganegaraan mereka," bunyi pernyataan Otoritas Terusan Suez, seperti dikutip The National, Selasa (5/11/2024).

Pernyataan tersebut merujuk pada Konvensi Konstantinopel tahun 1888 yang diakui secara internasional, yang ketentuan-ketentuannya masih mengatur aturan Terusan Suez.

Klausul pertama konvensi tersebut menyatakan bahwa jalur air tersebut harus selalu bebas dan bebas dari perdagangan atau perang, tanpa pembedaan bendera.

Akibatnya, Pihak-Pihak Tinggi yang Berkontrak sepakat untuk tidak dengan cara apa pun mengganggu penggunaan Terusan Suez secara bebas, baik di masa perang maupun di masa damai. Terusan tersebut tidak akan pernah tunduk pada pelaksanaan hak blokade.

Militer Mesir pada Kamis lalu merespons tuduhan di media sosial bahwa mereka membantu Israel dalam perangnya di Gaza, tempat lebih dari 43.300 warga Palestina telah tewas sejak Oktober tahun lalu.

Pernyataan tersebut menyusul laporan media bahwa pelabuhan Mediterania Mesir di Alexandria menerima kiriman bahan peledak yang ditujukan untuk Israel.

“Angkatan Bersenjata Mesir dengan tegas membantah apa yang telah disebarkan di media sosial dan akun-akun yang mencurigakan dan apa yang dipromosikan tentang membantu Israel dalam operasi militernya secara umum dan terperinci,” kata militer Mesir dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan itu dikeluarkan sehari setelah kelompok pendukung hukum pro-Palestina mengajukan banding ke pengadilan di Berlin, yang berupaya memblokir pengiriman bahan peledak kelas militer seberat 150 ton di kapal kargo Jerman MV Kathrin, yang menurut kelompok itu ditujukan untuk kontraktor pertahanan terbesar Israel, Elbit Systems.

Data Bursa Efek London dan situs web pelacakan kapal Marine Traffic menunjukkan MV Kathrin berlabuh di Alexandria pada hari Senin.

Kementerian Transportasi Mesir mengatakan kapal itu berlabuh di Alexandria untuk membongkar kiriman untuk Kementerian Produksi Militer Mesir, dan bahwa kapal itu mengajukan permintaan resmi untuk berangkat ke Turki.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Balas Dendam Israel!...
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Terungkap! AS Tak Bantu...
Terungkap! AS Tak Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran
Rekomendasi
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Oditur Militer: Jika...
Oditur Militer: Jika Kita Bisa Lihat Andrie Yunus, Tuntutan Bisa Lebih Tinggi
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Berita Terkini
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved