Yahya Sinwar Tidak Makan selama 72 Jam sebelum Tewas dalam Baku Tembak

Senin, 04 November 2024 - 18:17 WIB
loading...
Yahya Sinwar Tidak Makan...
Yahya Sinwar tidak makan selam 72 jam sebelum tewas dalam baku tembak. Foto/X
A A A
GAZA - Hasil otopsi jenazah pemimpin Hamas Yahya Al-Sinwar mengungkapkan bahwa ia tidak makan apa pun dalam 72 jam terakhir sebelum mati syahid.

Setelah otopsi jenazah Yahya Sinwar, dokter forensik menyimpulkan bahwa Sinwar tidak makan apa pun selama 72 jam terakhir sebelum tewas akibat serangan Israel.

Dengan mengklaim bahwa bantuan kemanusiaan yang dikirim ke Gaza disita oleh pasukan Hamas dan rakyat Gaza tidak mendapatkan manfaat darinya, Tel Aviv mencegah pengiriman bantuan ke Gaza dan membuat rakyat kelaparan. Padahal, pemimpin Hamas tersebut tidak makan apa pun dalam kondisi perang 3 hari sebelum mati syahid.

Melansir Mehr News, Yahya Sinwar adalah pemimpin Hamas. Ia memimpin Hamas di Gaza sejak kematian pemimpin politik kelompok tersebut, Ismail Haniyeh, di Teheran dan komandan senior Mohammed Deif di Gaza pada bulan Juli tahun ini.

Ia menghabiskan 22 tahun di penjara Israel sebelum dibebaskan pada tahun 2011 selama pertukaran tahanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Infografis
891 Tentara Israel Tewas...
891 Tentara Israel Tewas Selama Perang pada 2023-2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved