China Diduga Berupaya Bungkam Kritik atas Kerusakan Lingkungan di Tibet

Sabtu, 02 November 2024 - 09:14 WIB
loading...
A A A
“Para aktivis lingkungan Tibet yang pemberani, seperti Tsowo Tsering, mempertaruhkan keselamatan mereka dalam berbicara, karena pemerintah sering memenjarakan mereka dengan kedok ‘menghasut separatisme’. Saya khawatir Tsering mungkin menghadapi nasib yang sama seperti pemimpin komunitas Tibet A-Nya Sengdra, yang dipenjara karena aktivismenya,” lanjut dia.

Pemerintah Tibet di pengasingan yang berpusat di India sering mengkritik apa yang mereka lihat sebagai sikap China yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Ada kekhawatiran khusus atas proses ekstraksi sumber daya alam, yang dapat menyebabkan pencemaran air. Sungai dan gletser Tibet penting secara internasional. Air yang berasal dari dataran tinggi Tibet memasok sebagian besar wilayah Asia, termasuk jutaan orang di China dan India.

Protes daring oleh penduduk setempat sangat jarang terjadi. Protes tersebut juga sulit diverifikasi, karena China berusaha keras mengendalikan narasi seputar pemerintahannya di Tibet.

Wartawan asing jarang diizinkan masuk ke Tibet, apalagi untuk meliput isu lingkungan yang sensitif. Media resmi China selalu menampilkan pembangunan Tibet sebagai anugerah bagi penduduk setempat, dan mengaitkannya dengan perjalanan dari feodalisme menuju modernisasi, di bawah naungan Partai Komunis China (CCP).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved