China Diduga Berupaya Bungkam Kritik atas Kerusakan Lingkungan di Tibet

Sabtu, 02 November 2024 - 09:14 WIB
loading...
A A A
Video tersebut kini telah dihapus dari platform China, tetapi telah diterjemahkan dan ditranskripsi di website Free Tibet. Video tersebut berfokus pada Sungai Tsaruma, anak sungai dari sumber Sungai Yangtze dan Sungai Kuning.

“Kami telah hidup dan berkembang di tanah ini selama beberapa generasi. Kualitas lingkungan ekologis menyangkut kesehatan dan keselamatan hidup keturunan kami,” ucap Tsering, seperti dikutip dari The Diplomat, Sabtu (2/11/2024).

Dia memperingatkan bahwa seiring berjalannya waktu, kerusakan lingkungan akan menjadi semakin parah.

“Konsekuensinya akan berada di luar imajinasi. Ketika kerusakan lingkungan mencapai tingkat tertentu, runtuhnya ekosistem akan menjadi bencana yang tidak dapat diubah,” ujarnya.

Isu Lingkungan Hidup di Tibet


Dalam beberapa hari setelah diunggah, otoritas China tidak hanya menghapus video tersebut, tetapi juga menutup akun Tsering dan memblokir semua istilah pencarian yang terkait namanya di WeChat.

Pejabat Advokasi Free Tibet Tenzin Kunga mengatakan kepada The Diplomat bahwa warga Tibet, sebagai pengurus tanah air mereka, memiliki kewajiban menyuarakan keprihatinan mendesak atas kerusakan lingkungan.

“Perusahaan konstruksi China, yang bersekongkol dengan pemerintah setempat, mengeksploitasi tanah Tibet tanpa akuntabilitas,” kata Kunga
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved