Sukses Uji ICBM Hwasong-19, Nuklir Korut Kini Bisa Hantam Seluruh Wilayah AS
Jum'at, 01 November 2024 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Namun, rudal itu ditembakkan pada sudut yang curam dalam upaya untuk mengendalikan jalurnya dan menghindari negara-negara tetangga.
Jika diluncurkan secara normal, dan bergantung pada muatannya, ini berarti jangkauan potensial hingga 9.320 mil (15.000 kilometer), kata Kwon Yong Soo, seorang profesor di Universitas Pertahanan Nasional Korea Selatan—yang berarti semua tempat di Amerika berada dalam jangkauannya.
Sekadar diketahui, jarak dari Pyongyang ke Washington, D.C., adalah 6.800 mil (10.940 kilometer), ke New York 5.600 mil (9.000 kilometer), ke San Francisco dan ke Seattle 5.100 mil (8.200 kilometer).
Kemampuan Korea Utara untuk mencapai AS telah terbukti secara teoritis dalam uji coba peluncuran ICBM Pyongyang sebelumnya, yang dijuluki Hwasong-18, pada bulan Desember 2023—yang berlangsung 73 menit atau sedikit lebih singkat dari uji coba kemarin.
Para pakar, yang dikutip oleh Defense News, mengatakan fakta bahwa peluncuran ICBM Hwasong-19 pada Kamis membuat rudal tersebut terbang lebih lama berarti daya dorong mesinnya telah meningkat.
Mereka yakin peluncuran terbaru ini dilakukan untuk menentukan apakah rudal tersebut dapat membawa hulu ledak yang lebih besar.
Jika diluncurkan secara normal, dan bergantung pada muatannya, ini berarti jangkauan potensial hingga 9.320 mil (15.000 kilometer), kata Kwon Yong Soo, seorang profesor di Universitas Pertahanan Nasional Korea Selatan—yang berarti semua tempat di Amerika berada dalam jangkauannya.
Sekadar diketahui, jarak dari Pyongyang ke Washington, D.C., adalah 6.800 mil (10.940 kilometer), ke New York 5.600 mil (9.000 kilometer), ke San Francisco dan ke Seattle 5.100 mil (8.200 kilometer).
Kemampuan Korea Utara untuk mencapai AS telah terbukti secara teoritis dalam uji coba peluncuran ICBM Pyongyang sebelumnya, yang dijuluki Hwasong-18, pada bulan Desember 2023—yang berlangsung 73 menit atau sedikit lebih singkat dari uji coba kemarin.
Para pakar, yang dikutip oleh Defense News, mengatakan fakta bahwa peluncuran ICBM Hwasong-19 pada Kamis membuat rudal tersebut terbang lebih lama berarti daya dorong mesinnya telah meningkat.
Mereka yakin peluncuran terbaru ini dilakukan untuk menentukan apakah rudal tersebut dapat membawa hulu ledak yang lebih besar.
Lihat Juga :