3 Alasan Israel Tidak Ingin Berdamai dengan Iran, Salah Satunya Takut Ditinggal AS

Selasa, 29 Oktober 2024 - 16:45 WIB
loading...
3 Alasan Israel Tidak...
Militer Israel berada di wilayah perbatasan dengan Gaza. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Israel memiliki sejumlah alasan yang membuatnya tidak bisa berdamai dengan Iran dalam konfliknya di Timur Tengah. Salah satunya karena takut ditinggalkan sekutu abadi, yaitu Amerika Serikat (AS).

Ketegangan antara Israel dan Iran semakin memanaskan kondisi di Timur Tengah. Padahal, sebelumnya Israel belum selesai dengan urusan dengan Hamas di Gaza serta Hizbullah di Lebanon.

Serangan udara Israel menuju wilayah Iran baru-baru ini menjadi sinyal lanjutan untuk konflik Teheran-Tel Aviv. Terlepas dari apa pun pertimbangannya, kedua negara ini akan cukup sulit dihentikan apalagi didamaikan.

Alasan Israel Tidak Ingin Berdamai dengan Iran

1. Iran Juga Tidak Ingin Berdamai


Satu alasan pasti soal Israel tidak ingin damai tentu karena Iran juga tidak menginginkan hal tersebut. Terlebih, perselisihan di antara keduanya sudah terlalu jauh, sehingga sangat sulit untuk dihentikan.

Sejak naiknya Ayatollah Khomeini sebagai pemimpin revolusi, Iran membawa pandangan baru yang sebagian besar berisikan perjuangan Islam untuk menentang kekuatan dunia yang “sombong”. Hal ini termasuk Israel yang dijulukinya sebagai “Setan Kecil”.

Pada sebuah kesempatan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut Israel berusaha memicu perang habis-habisan. Padahal, pihaknya tidak ingin perang terjadi dan lebih memilih hidup damai.

"Kami tidak menginginkan perang besar-besaran. Israel-lah yang ingin menciptakan konflik besar-besaran ini, mereka menyeret kita ke titik yang tidak ingin kita tuju," ujar Pezeshkian seperti dikutip dari Iran International, Selasa (29/10).

Ucapan Pezeshkian itu diungkap dalam menanggapi aksi ‘sembrono’ Israel seperti menyerang infrastruktur komunikasi Hizbullah hingga pembunuhan pemimpin Hamas.

Sejalan dengan kondisi yang ada, ia sesumbar Iran akan menanggapinya pada waktu dan tempat yang tepat.

2. Riwayat Tak Terlupakan


Sebagian orang mungkin belum mengetahui Iran dan Israel pernah menikmati hubungan harmonis dalam kurun waktu yang cukup lama.

Teheran bahkan menjadi salah satu negara mayoritas Muslim yang paling awal mengakui kemerdekaan Israel setelah Mesir.

Hubungan baik Iran dan Israel berjalan setidaknya sampai Mohammad Mosaddegh menjadi Perdana Menteri Iran pada 1951. Waktu itu, ia menjadi pelopor nasionalisasi industri minyak yang sebelumnya dimonopoli Inggris.

Saat menjabat, ia membuat gebrakan dengan memutuskan hubungan dari Israel karena menganggap Tel Aviv melayani kepentingan Barat di wilayahnya. Namun, ia digulingkan pada 1953, sehingga situasi di sana kembali berubah seperti semula.

Pada 1979, pemimpin Iran yang pro-Barat digulingkan dalam sebuah revolusi. Momen ini menandai lahirnya Republik Islam Iran yang baru bersama Ayatollah Khomeini yang menjadi pemimpin revolusi.

Segera, ia membuat Iran memutuskan semua hubungan dengan Israel. Sejak itu, Teheran juga memandang Tel Aviv sebagai musuh besarnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Israel juga berlaku serupa. Demi mempertahankan keberadaannya di Timur Tengah, mereka senantiasa memerangi proksi Iran yang disebar di sejumlah negara, bahkan sampai sekarang.

3. Takut Kehilangan Dukungan AS


Tak bisa dipungkiri, keberadaan Israel yang terus bertahan sampai sekarang tidak bisa dilepaskan dari pengaruh Amerika Serikat. Bukan hanya sekutu biasa, AS telah menjadi pendukung utama Tel Aviv dalam perkembangannya.

Pada sisi Amerika Serikat, mereka menganggap Israel sebagai sekutu strategis lantaran negara Yahudi itu dirasa bisa membantu AS melawan musuh-musuhnya di Timur Tengah, khususnya Iran.

Nah, sebagai gantinya, Negeri Paman Sam memberikan banyak bantuan untuk Israel, termasuk berupa dana keperluan militer. Maka tak heran apabila Israel menjadi penerima bantuan luar negeri terbesar dari Amerika Serikat sampai sekarang.

Melihat kondisi tersebut, Israel tentu tidak ingin bertingkah seperti menawarkan perdamaian dengan Iran.

Alasannya karena bisa saja AS akan menarik seluruh bantuan dan dukungan yang selama ini diberikannya.
Itulah beberapa alasan Israel tidak ingin damai dengan Iran.

Baca juga: Di ICJ, Afrika Selatan Sodorkan Dokumen 750 Halaman Bukti Genosida Israel di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved