Australia Beli Rudal SM-6 dan SM-2 Block III C Canggih Amerika Rp73 Triliun
Selasa, 22 Oktober 2024 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Rudal-rudal tersebut akan secara bertahap dikerahkan di tiga kapal perusak kelas Hobart milik Australia dan kemudian di fregat antikapal selam kelas Hunter yang direncanakan negara tersebut.
Pada bulan April, Australia meluncurkan strategi pertahanan yang membayangkan peningkatan tajam dalam pengeluaran pertahanan untuk melawan kerentanannya terhadap musuh yang mengganggu perdagangan atau mencegah akses ke rute udara dan laut yang vital.
Selain mengembangkan armada permukaannya dengan cepat, Australia berencana untuk mengerahkan kapal selam bertenaga nuklir siluman dalam perjanjian tripartit dengan Amerika Serikat dan Inggris yang dikenal sebagai AUKUS.
Rudal AS yang baru menunjukkan niat Pasukan Pertahanan Australia (ADF) untuk meningkatkan "daya mematikan" Angkatan Laut-nya, kata Menteri Pertahanan Richard Marles.
"Mereka akan memungkinkan Angkatan Laut kita untuk menyerang target maritim, darat, dan udara dari jarak jauh, dan menyediakan kemampuan pertahanan rudal balistik terminal, meningkatkan kapasitas ADF untuk melindungi warga Australia dan kepentingannya," katanya.
Pada bulan April, Australia meluncurkan strategi pertahanan yang membayangkan peningkatan tajam dalam pengeluaran pertahanan untuk melawan kerentanannya terhadap musuh yang mengganggu perdagangan atau mencegah akses ke rute udara dan laut yang vital.
Selain mengembangkan armada permukaannya dengan cepat, Australia berencana untuk mengerahkan kapal selam bertenaga nuklir siluman dalam perjanjian tripartit dengan Amerika Serikat dan Inggris yang dikenal sebagai AUKUS.
Rudal AS yang baru menunjukkan niat Pasukan Pertahanan Australia (ADF) untuk meningkatkan "daya mematikan" Angkatan Laut-nya, kata Menteri Pertahanan Richard Marles.
"Mereka akan memungkinkan Angkatan Laut kita untuk menyerang target maritim, darat, dan udara dari jarak jauh, dan menyediakan kemampuan pertahanan rudal balistik terminal, meningkatkan kapasitas ADF untuk melindungi warga Australia dan kepentingannya," katanya.
(mas)
Lihat Juga :