3 Negara Bagian Rusia yang Mayoritas Muslim, Salah Satunya Pernah Konflik Panjang

Senin, 21 Oktober 2024 - 14:33 WIB
loading...
3 Negara Bagian Rusia...
Ada tiga bagian Rusia yang mayoritas Muslim, salah satunya Chechnya yang pernah mengalami konflik panjang. Foto/Sputnik
A A A
JAKARTA - Federasi Rusia merupakan negara mayoritas Kristen Ortodoks dengan jumlah pemeluknya antara 70 hingga 80 persen dari total populasi.

Kendati demikian, negara ini memiliki tiga negara bagian yang mayoritas penduduknya Muslim.

Rusia, negara bersenjata yang dipimpin Presiden Vladimir Putin, saat ini sedang berperang melawan Ukraina. Perang dimulai sejak Februari 2022 dan tak kunjung berakhir karena Ukraina mendapat dukungan militer dari negara-negara NATO.

Baca Juga: Viral, Vladimir Putin Cium Al-Qur'an Berlapis Emas saat Kunjungi Masjid Nabi Isa

3 Negara Bagian Rusia yang Mayoritas Muslim

1. Tatarstan


Tatarstan terletak di bagian tengah Rusia, dengan ibu kotanya, Kazan, yang merupakan salah satu kota terbesar di negara ini.

Wilayah ini memiliki iklim kontinental, dengan musim panas yang hangat dan musim dingin.

Tatarstan adalah rumah bagi suku Tatar, yang merupakan kelompok etnis utama di wilayah ini.

Sebagian besar penduduknya memeluk Islam, dan Kazan dikenal sebagai pusat budaya Tatar.

Di sini, Anda dapat menemukan banyak masjid bersejarah, termasuk Masjid Kul Sharif, yang merupakan simbol penting bagi umat Muslim di Rusia.

Ekonomi Tatarstan cukup maju, dengan sektor industri yang kuat, terutama dalam bidang minyak, gas, dan teknologi.

Wilayah ini juga menarik banyak investasi asing berkat kebijakan ekonominya yang pro-bisnis.

2. Chechnya


Chechnya terletak di Kaukasus Utara, dengan ibu kotanya, Grozny.

Wilayah ini memiliki pegunungan yang indah dan hutan lebat, serta iklim yang bervariasi antara subtropis di selatan dan lebih dingin di utara.

Chechnya mayoritas dihuni oleh orang Chechen, yang memiliki budaya yang kaya dan tradisi yang kuat.

Islam Sunni adalah agama utama di wilayah ini, dan kehidupan masyarakat sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai Islam.

Grozny memiliki banyak masjid modern yang menunjukkan kebangkitan religius dan budaya setelah periode konflik yang panjang.

Setelah konflik yang menghancurkan pada awal 2000-an, Chechnya telah mengalami rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur yang signifikan.

Ekonomi wilayah ini kini sebagian besar bergantung pada bantuan federal dan pengembangan sektor publik.

3. Dagestan


Dagestan, yang juga terletak di Kaukasus, adalah wilayah yang beragam secara geografis, dengan pegunungan, lembah, dan pantai di sepanjang Laut Kaspia. Ibu kotanya, Makhachkala, terletak di pesisir.

Dagestan adalah salah satu daerah paling beragam etnis di Rusia, dengan lebih dari 30 kelompok etnis yang berbeda, termasuk Avar, Dargin, dan Kumyk.

Mayoritas penduduk memeluk Islam, dan tradisi dan adat istiadat setempat sangat kental dalam kehidupan sehari-hari.

Masjid dan festival Islam merupakan bagian integral dari budaya lokal.

Ekonomi Dagestan didasarkan pada pertanian, perikanan, dan beberapa industri kecil.

Meskipun menghadapi tantangan ekonomi dan sosial, Dagestan memiliki potensi besar dalam pariwisata berkat keindahan alamnya dan kekayaan budayanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved