Israel Rilis Video Istri Bos Hamas Yahya Sinwar Bawa Tas Mewah Rp494 Juta, Propaganda Zionis?

Senin, 21 Oktober 2024 - 09:36 WIB
loading...
Israel Rilis Video Istri...
Israel rilis video istri pemimpin Hamas Yahya Sinwar membawa tas Hermes Birkin saat lari ke terowongan bawah tanah. Video ini diduga sebagai propaganda Zionis untuk menjelekkan citra Sinwar. Foto/NDTV/X @Israel
A A A
GAZA - Militer Israel telah merilis video yang menampilkan istri pemimpin Hamas Yahya Sinwar, Samr Mohammed Abu Zamer, membawa tas tangan mewah senilai USD32.000 (lebih dari Rp494 juta).

Video tersebut diduga kuat sebagai propaganda rezim Zionis ketika pembunuhan terhadap Sinwar justru memperkuat tekad Hamas dan kelompok perlawanan lain pembela Palestina.

Menurut klaim militer Israel, istri Sinwar membawa tas Hermès Birkin tersebut saat dia dan keluarganya melarikan diri ke terowongan bawah tanah sebelum Hamas meluncurkan serangan Operasi Badai al-Aqsa 7 Oktober 2023.

Baca Juga: Al-Azhar soal Israel Bunuh Yahya Sinwar: Mati demi Palestina Adalah Kehormatan Tak Tertandingi

Sinwar, yang dituduh Israel sebagai dalang Operasi Badai al-Aqsa, telah meninggal dalam serangan pasukan Israel di Gaza pekan lalu.

Rekaman yang dirilis oleh militer Israel memperlihatkan Sinwar mengenakan kaus oblong polos, berjalan melalui terowongan bersama istri dan anak-anaknya.

Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan mereka bersembunyi di terowongan bawah rumah keluarga di Khan Yunis.

"Anda dapat melihat bagaimana Sinwar dan anggota keluarganya melarikan diri ke kompleks bawah tanah di bawah rumah mereka pada malam 6 Oktober, hanya beberapa jam sebelum pembantaian brutal itu," kata Hagari dalam briefing yang disiarkan televisi sambil menunjukkan rekaman yang buram itu, seperti dikutip NDTV, Senin (21/10/2024).

Hagari mengatakan rekaman video itu menunjukkan mereka sendirian selama berjam-jam.

"Sinwar dan putranya naik turun, melengkapi diri mereka dengan piring berisi makanan, air, bantal, layar plasma, kasur, dan produk lainnya untuk tinggal lama," katanya.

Hamas menepis pernyataan Hagari yang menyatakan bahwa Sinwar telah bersembunyi dan memprioritaskan kesejahteraan keluarganya daripada warga Gaza lainnya sebagai "kebohongan terang-terangan".

"Panglima Yahya Sinwar menjadi martir setelah secara heroik terlibat dalam pertempuran, setelah memimpin pertempuran terbesar dalam sejarah rakyat Palestina kami," bunyi pernyataan Hamas.

Juru bicara militer Israel lainnya, Avichay Adraee, mengunggah tangkapan layar istri Sinwar di dalam terowongan sambil memegang tas tangan hitam di samping gambar tas Hermès Birkin yang dijual.

“Apakah istri Sinwar memasuki terowongan bersamanya pada tanggal 6 Oktober, sambil membawa tas Birkin yang diperkirakan berharga sekitar USD32.000?!” tulisnya di X.

“Meskipun penduduk Gaza tidak memiliki cukup uang untuk membeli tenda atau kebutuhan pokok, kita melihat banyak contoh kecintaan khusus Yahya Sinwar dan istrinya terhadap uang," lanjut dia.

Militer Israel tidak menjelaskan bagaimana rekaman video buram itu diperoleh atau dibuat, mengesankan bahwa itu menjadi alat propaganda untuk menjatuhkan citra martir Sinwar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
Brigade al-Qassam Hamas...
Brigade al-Qassam Hamas Bantai 15 Tentara Zionis Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved