1.500 Pasukan Korea Utara Segera Dikirim ke Medan Tempur Melawan Tentara Ukraina
Minggu, 20 Oktober 2024 - 22:53 WIB
loading...
Tentara Korea Utara segera dikirim ke medan perang melawan Ukraina. Foto/Rodong Sinmun
A
A
A
MOSKOW - Tentara Korea Utara telah difilmkan menerima seragam dan peralatan di tempat pelatihan di timur jauh Rusia. Itu mengonfirmasi laporan dari Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan bahwa 1.500 tentara telah dikirim untuk pelatihan militer yang akan dikerahkan di Ukraina.
Pasukan Korea Utara diperkirakan menerima pelatihan sebelum dikirim ke garis depan di Ukraina, yang dianggap sebagai tanda yang jelas dari hubungan yang semakin menghangat antara Moskow dan Pyongyang.
Dalam sebuah video yang dibagikan dengan CNN oleh organisasi pemerintah Ukraina, Pusat Komunikasi Strategis dan Keamanan Informasi Ukraina, barisan panjang tentara terlihat mengantre untuk menerima seragam mereka. Para prajurit diduga berbicara dalam bahasa Korea, meskipun audio berkualitas rendah mencegah diskusi mereka dipahami sepenuhnya.
Setelah tiba di Rusia, para rekrutan Korea Utara diminta untuk mengisi kuesioner yang berisi ukuran topi, tutup kepala, seragam, dan sepatu mereka. Dalam salinan kuesioner yang dibagikan kepada CNN, bagian atas formulir ditulis dalam bahasa Rusia sementara berbagai pilihan ukuran ditulis dalam bahasa Korea.
Baca Juga: Negara Tetangga Indonesia Ini Akan Larang Ekspor Senjata ke Israel
Pasukan Korea Utara diperkirakan menerima pelatihan sebelum dikirim ke garis depan di Ukraina, yang dianggap sebagai tanda yang jelas dari hubungan yang semakin menghangat antara Moskow dan Pyongyang.
Dalam sebuah video yang dibagikan dengan CNN oleh organisasi pemerintah Ukraina, Pusat Komunikasi Strategis dan Keamanan Informasi Ukraina, barisan panjang tentara terlihat mengantre untuk menerima seragam mereka. Para prajurit diduga berbicara dalam bahasa Korea, meskipun audio berkualitas rendah mencegah diskusi mereka dipahami sepenuhnya.
Setelah tiba di Rusia, para rekrutan Korea Utara diminta untuk mengisi kuesioner yang berisi ukuran topi, tutup kepala, seragam, dan sepatu mereka. Dalam salinan kuesioner yang dibagikan kepada CNN, bagian atas formulir ditulis dalam bahasa Rusia sementara berbagai pilihan ukuran ditulis dalam bahasa Korea.
Baca Juga: Negara Tetangga Indonesia Ini Akan Larang Ekspor Senjata ke Israel
Lihat Juga :