Hamas: Diamnya Negara-negara Arab Membuat Israel Terus Melakukan Pembantaian

Minggu, 20 Oktober 2024 - 20:35 WIB
loading...
A A A
Pernyataan tersebut muncul setelah “pembantaian mengerikan” pada Sabtu malam yang menargetkan daerah pemukiman padat penduduk yang dipenuhi warga sipil dan pengungsi di daerah Proyek Beit Lahia, Jalur Gaza utara, yang menurut laporan awal menewaskan sedikitnya 73 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya.

“Kami menyerukan kepada negara-negara Arab dan Islam, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan semua entitas internasional yang relevan untuk mengambil tindakan efektif guna menghentikan holocaust yang dilakukan oleh Nazi baru ini, yang akan berdampak signifikan pada keamanan dan perdamaian kawasan.”

Hamas juga mendesak penduduk Arab dan Muslim, dan orang-orang bebas di dunia, untuk memberikan lebih banyak tekanan pada pemerintah dan organisasi internasional agar bergerak melampaui sekadar kutukan dan kecaman, dan untuk "memikul tanggung jawab mereka dalam menghentikan holocaust ini yang dilakukan oleh pendudukan Zionis, yang merasa aman dalam kejahatannya di bawah kedok Amerika."

Sebanyak 73 orang tewas akibat serangan udara Israel yang tak henti-hentinya terhadap sebuah bangunan tempat tinggal di kota Beit Lahia di bagian utara Jalur Gaza.

Militer Israel menyerang daerah permukiman di Beit Lahia tanpa memberikan peringatan sebelumnya, tempat ratusan keluarga Palestina berlindung dengan anggapan bahwa itu adalah tempat yang aman, Kantor Media Gaza mengatakan dalam pernyataannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved