NATO Sudah Lelah Mendukung Ukraina, Berikut 3 Alasannya
Rabu, 16 Oktober 2024 - 17:55 WIB
loading...
A
A
A
AS memiliki "masalah dalam hal menghidupkan kembali basis industri pertahanan," katanya, seraya menambahkan bahwa Amerika harus mempertimbangkan pertahanannya sendiri mengingat banyaknya tantangan, termasuk membantu Israel dan "mengawasi Indo-Pasifik."
Baca Juga: 1,4 Juta Anak Muda Daftar Tentara, Korea Utara Siap Perang Melawan Korea Selatan
Pasukan Rusia telah merebut puluhan kota dalam beberapa minggu terakhir, termasuk kota pertambangan Ugledar yang dijaga ketat.
Kiev telah memperingatkan mitra-mitra Baratnya agar tidak menjadi korban "kelelahan" dan telah menyerukan dukungan lebih lanjut atas upaya perangnya. "Saya tidak percaya ada orang yang berpikir setelah dua tahun perang, 'kita sudah lelah, mari kita kalah dalam perang ini,'" kata penasihat presiden Ukraina Mikhail Podoliak kepada kantor berita Prancis RFI pada bulan Februari.
Baca Juga: 1,4 Juta Anak Muda Daftar Tentara, Korea Utara Siap Perang Melawan Korea Selatan
3. Pengiriman Senjata Terlambat
Pejabat Ukraina berulang kali mengaitkan keterlambatan pengiriman senjata dengan kemunduran di medan perang, tempat Rusia terus mendapatkan wilayah di Donbass dan baru-baru ini melancarkan serangan untuk merebut kembali bagian Wilayah Kursk yang diserbu Ukraina pada awal Agustus.Pasukan Rusia telah merebut puluhan kota dalam beberapa minggu terakhir, termasuk kota pertambangan Ugledar yang dijaga ketat.
Kiev telah memperingatkan mitra-mitra Baratnya agar tidak menjadi korban "kelelahan" dan telah menyerukan dukungan lebih lanjut atas upaya perangnya. "Saya tidak percaya ada orang yang berpikir setelah dua tahun perang, 'kita sudah lelah, mari kita kalah dalam perang ini,'" kata penasihat presiden Ukraina Mikhail Podoliak kepada kantor berita Prancis RFI pada bulan Februari.
(ahm)
Lihat Juga :