Dalam Sehari, 153 Pesawat Militer China Gertak Taiwan
Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Taiwan Lai Ching-te, yang menjabat pada bulan Mei, lebih vokal daripada pendahulunya Tsai Ing-wen dalam membela kedaulatan Taiwan, yang membuat marah Beijing—yang menyebutnya sebagai "separatis".
Dalam pidato Hari Nasional Taiwan pada Kamis lalu, Lai berjanji untuk "menolak aneksasi" dan menegaskan bahwa Beijing dan Taipei tidak tunduk satu sama lain.
Lai berjanji pada hari Senin untuk melindungi Taiwan yang demokratis dan menjaga keamanan nasional.
Pada akhir Mei, tiga hari setelah pelantikan Lai, China meluncurkan Joint Sword-2024A, yang tampaknya merupakan pendahulu dari latihan terbaru.
Perselisihan antara China dan Taiwan bermula dari perang saudara di mana pasukan nasionalis Chiang Kai-shek dikalahkan oleh pasukan komunis Mao Zedong dan melarikan diri ke pulau tersebut pada tahun 1949.
Tiongkok dan Taiwan telah diperintah secara terpisah sejak saat itu.
Dalam pidato Hari Nasional Taiwan pada Kamis lalu, Lai berjanji untuk "menolak aneksasi" dan menegaskan bahwa Beijing dan Taipei tidak tunduk satu sama lain.
Lai berjanji pada hari Senin untuk melindungi Taiwan yang demokratis dan menjaga keamanan nasional.
Pada akhir Mei, tiga hari setelah pelantikan Lai, China meluncurkan Joint Sword-2024A, yang tampaknya merupakan pendahulu dari latihan terbaru.
Perselisihan antara China dan Taiwan bermula dari perang saudara di mana pasukan nasionalis Chiang Kai-shek dikalahkan oleh pasukan komunis Mao Zedong dan melarikan diri ke pulau tersebut pada tahun 1949.
Tiongkok dan Taiwan telah diperintah secara terpisah sejak saat itu.
(mas)
Lihat Juga :