Mengapa Lebanon Tak Mampu Melepaskan diri dari Cengkeraman Hizbullah?

Senin, 14 Oktober 2024 - 18:07 WIB
loading...
Mengapa Lebanon Tak...
Hizbullah mampu menguasai Lebanon. Foto/Al Manar
A A A
BEIRUT - Perang baru di garis depan Lebanon yang sudah lama diinjak-injak dapat meningkat jauh melampaui apa yang kita saksikan sekarang. Namun, bahkan satu pukulan telak demi pukulan telak tidak akan menjembatani jurang ideologis yang dalam dan permusuhan selama puluhan tahun yang memicu konflik ini.

Jika satelit adalah artileri baru peperangan modern, seperti yang diutarakan dalam film James Bond tahun 1997 yang ikonik Tomorrow Never Dies, maka Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pesan yang mengejutkan secara verbal dalam sebuah pesan video yang disiarkan ke seluruh dunia.

Ia mencirikan Hizbullah sebagai "geng tiran dan teroris," dan mendesak rakyat Lebanon untuk membebaskan diri dari kelompok teror tersebut.

"Anda memiliki kesempatan untuk menyelamatkan Lebanon sebelum jatuh ke jurang perang panjang yang akan menyebabkan kehancuran dan penderitaan, seperti yang kita lihat di Gaza," kata Netanyahu, dilansir Euro News. "Tidak harus seperti itu."

Meskipun Netanyahu telah membuat pernyataan serupa di masa lalu, momen ini terasa sangat berbeda—dan jauh lebih beracun.

Dengan mendesak rakyat Lebanon untuk melepaskan diri dari Hizbullah, sebuah kelompok yang lebih siap daripada angkatan bersenjata Lebanon, ia berisiko memicu ketegangan yang ada di negara yang sudah bergulat dengan perpecahan sektarian yang mengakar dan ketidakstabilan politik.

Setiap pemberontakan akar rumput dapat dengan cepat berubah menjadi kekacauan yang hebat, yang melibatkan berbagai faksi, memperparah persaingan yang telah berlangsung lama, dan semakin mengganggu stabilitas negara.

Sejak pembunuhan Hassan Nasrallah hampir dua minggu lalu, kepemimpinan Hizbullah telah menderita kerugian yang signifikan akibat serangan udara Israel. Namun, kelompok tersebut masih jauh dari kata kehilangan arah.

Serangan roket terus menghujani Israel, menargetkan lokasi-lokasi penting seperti kota pelabuhan Haifa, gerbang ekonomi penting bagi negara Yahudi tersebut. Serangan yang terus berlangsung ini menggarisbawahi ketahanan Hizbullah dan kemampuannya untuk membalas meskipun sedang mengalami krisis kepemimpinan.

Mengapa Lebanon Tak Mampu Melepaskan diri dari Cengkeraman Hizbullah?

1. Hizbullah Tetap Teguh dan Tak Terkalahkan

Dengan segudang pengalaman — termasuk beberapa wawancara dengan pemimpin Hizbullah yang terbunuh — saya dapat dengan jelas membayangkan saat kematian datang bagi musuh Israel yang paling tangguh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Infografis
Militer Israel dan Hizbullah...
Militer Israel dan Hizbullah Lebanon kembali Saling Serang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved