Israel Hadapi Skenario Mengerikan Jika Pelabuhan Haifa Dirudal Hizbullah

Senin, 14 Oktober 2024 - 11:18 WIB
loading...
A A A
Seorang juru bicara militer Israel mengonfirmasi bahwa Haifa diamankan dengan sistem perlindungan yang ada jika terjadi serangan rudal, namun tidak mungkin untuk menjamin efektivitas sistem tersebut.

Zadok Redker, pejabat Israel yang bertanggung jawab atas pelabuhan di dalam Kementerian Transportasi, dilaporkan mengatakan bahwa mereka telah menyiapkan rencana untuk menggunakan pelabuhan negara tetangga jika hingga 70 persen kapal pengiriman berhenti menuju Israel.

Redker juga menyatakan bahwa kementerian telah menginstruksikan manajemen kapal untuk mengurangi ruang yang dialokasikan untuk menyimpan mobil agar dapat menyediakan ruang bagi barang-barang penting.

Laporan media Israel menyatakan bahwa jika satu rudal menargetkan pelabuhan, semua kapal akan langsung berhenti beroperasi.

Beberapa laporan mencatat bahwa rudal yang ditembakkan oleh Hizbullah pada tahun 2006 menewaskan delapan orang yang bekerja di dekat pelabuhan Haifa, menyebabkan penutupan pelabuhan tersebut dan memaksa semua kapal untuk pindah ke pelabuhan Ashdod.

Calcalist mengonfirmasi bahwa kapal-kapal pengiriman Italia telah berhenti menuju pelabuhan Haifa, mengikuti instruksi dari Coast Guard Italia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved