Profesor Iran Ungkap Pager yang Meledak di Lebanon Ternyata Dibeli Iran dan Dikirim ke Hizbullah
Minggu, 13 Oktober 2024 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Mengapa Israel Menutupi Laporan Kerusakan Pangkalan Militer Akibat Serangan Iran?
Perangkat itu kemudian meledak pada bulan September, menewaskan sedikitnya 42 orang yang berafiliasi dengan Hizbullah dan melukai lebih dari 3.000 orang dalam apa yang digambarkan sebagai pelanggaran keamanan paling signifikan yang dilakukan Hizbullah sejak konfliknya dengan Israel meningkat pada bulan Oktober 2023.
Banyak pertanyaan yang muncul tentang bagaimana Israel dapat mengatur perangkat tersebut, sementara beberapa laporan Israel mengatakan bahwa kesepakatan pager telah ditangani oleh perusahaan depan Mossad.
Komentar Asadollahi dengan cepat menjadi viral, memicu spekulasi di berbagai media. Namun, hanya satu jam setelah pernyataannya, saluran TV pemerintah yang sama mengeluarkan bantahan.
Noor News, sebuah situs web yang berafiliasi erat dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, juga memposting tweet pada hari Sabtu yang membantah klaim Asadollahi.
"Pernyataan yang salah yang dibuat oleh seorang ahli di IRIB telah memicu spekulasi baru seputar insiden tersebut. Perusahaan-perusahaan Iran tidak memiliki peran dalam pembelian, pengangkutan, atau pendistribusian pager," kata tweet tersebut.
Kantor Berita Tasnim, situs web Teheran lain yang berafiliasi dengan IRGC, menerbitkan sebuah laporan yang berupaya mengklarifikasi situasi tersebut. Laporan tersebut mengutip komite teknis Hizbullah, yang menyelidiki ledakan tersebut dan menyimpulkan bahwa intelijen Israel telah menyusup ke rantai pasokan melalui perusahaan cangkang yang menyamar sebagai pemasok Taiwan.
Perangkat itu kemudian meledak pada bulan September, menewaskan sedikitnya 42 orang yang berafiliasi dengan Hizbullah dan melukai lebih dari 3.000 orang dalam apa yang digambarkan sebagai pelanggaran keamanan paling signifikan yang dilakukan Hizbullah sejak konfliknya dengan Israel meningkat pada bulan Oktober 2023.
Banyak pertanyaan yang muncul tentang bagaimana Israel dapat mengatur perangkat tersebut, sementara beberapa laporan Israel mengatakan bahwa kesepakatan pager telah ditangani oleh perusahaan depan Mossad.
Komentar Asadollahi dengan cepat menjadi viral, memicu spekulasi di berbagai media. Namun, hanya satu jam setelah pernyataannya, saluran TV pemerintah yang sama mengeluarkan bantahan.
Noor News, sebuah situs web yang berafiliasi erat dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, juga memposting tweet pada hari Sabtu yang membantah klaim Asadollahi.
"Pernyataan yang salah yang dibuat oleh seorang ahli di IRIB telah memicu spekulasi baru seputar insiden tersebut. Perusahaan-perusahaan Iran tidak memiliki peran dalam pembelian, pengangkutan, atau pendistribusian pager," kata tweet tersebut.
Kantor Berita Tasnim, situs web Teheran lain yang berafiliasi dengan IRGC, menerbitkan sebuah laporan yang berupaya mengklarifikasi situasi tersebut. Laporan tersebut mengutip komite teknis Hizbullah, yang menyelidiki ledakan tersebut dan menyimpulkan bahwa intelijen Israel telah menyusup ke rantai pasokan melalui perusahaan cangkang yang menyamar sebagai pemasok Taiwan.
Lihat Juga :