PM Jepang Akui Shock Lihat AS Mengebom Nuklir Hiroshima

Minggu, 13 Oktober 2024 - 08:10 WIB
loading...
A A A
Pada 6 Agustus 1945, sebuah pesawat pengebom B-29 Amerika menjatuhkan bom atom di atas Hiroshima, menewaskan hingga 126.000 orang, sebagian besar warga sipil.

Bom nuklir lainnya diledakkan di atas kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus, menewaskan hingga 80.000 orang.

Serangan yang menghancurkan tersebut mendorong Jepang untuk menyerah kepada kekuatan Sekutu seminggu kemudian, yang mengakhiri Perang Dunia II.

Jepang memperingati hari pengeboman tersebut dengan acara tahunan di Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima.

Agustus lalu, Perdana Menteri saat itu, Fumio Kishida, bahkan tidak menyebutkan peran AS dalam serangan tersebut dan malah berbicara tentang ancaman nuklir Rusia.

Diplomat senior dari AS dan Inggris sama sekali tidak menghadiri upacara tersebut karena penyelenggara menolak mengundang duta besar Israel. Sebelumnya, Tokyo mengatakan bahwa mereka ingin melihat Yerusalem Barat mengupayakan gencatan senjata di Gaza.

Rusia telah berulang kali memperingatkan bahwa keterlibatan NATO yang terus meningkat dalam konflik Ukraina yang sedang berlangsung dapat menyebabkan konfrontasi langsung antara Moskow dan blok yang dipimpin AS dan berpotensi memicu Perang Dunia III.

Presiden Vladimir Putin juga baru-baru ini memerintahkan untuk merevisi doktrin nuklir nasional guna memungkinkan respons nuklir terhadap serangan konvensional oleh negara non-nuklir yang didukung oleh negara nuklir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved