Negara-negara Teluk Melobi AS untuk Cegah Serangan Israel ke Iran

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 21:45 WIB
loading...
Negara-negara Teluk...
Negara-negara Teluk melobi AS untuk mencegah serangan Israel ke Iran. Foto/IDF
A A A
TEHERAN - Dalam langkah diplomatik yang signifikan, beberapa negara Teluk telah mendesak AS untuk campur tangan dan mencegah Israel melancarkan serangan militer terhadap situs minyak vital Iran.

Karena khawatir akan dampak dari meningkatnya ketidakstabilan regional, para pemimpin Teluk khawatir bahwa serangan semacam itu dapat mengganggu pasar energi global dan memperburuk ketegangan di Timur Tengah.

Secara tertutup, negara-negara Teluk telah menekankan potensi dampak ekonomi, khususnya bagi ekonomi yang bergantung pada minyak di kawasan tersebut, sementara juga mengungkapkan kekhawatiran akan tindakan balasan oleh Iran yang dapat membahayakan keamanan regional.

Melansir Middle East Monitor, sumber-sumber diplomatik melaporkan bahwa diskusi tingkat tinggi sedang berlangsung antara pejabat AS, Israel, dan negara-negara Teluk untuk menemukan resolusi damai atas meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Tel Aviv.

Negara-negara Teluk juga telah menyoroti implikasi yang lebih luas bagi keamanan energi global. Setiap gangguan terhadap produksi minyak Iran dapat mengirimkan gelombang kejut melalui pasar internasional, yang memengaruhi harga dan rantai pasokan di seluruh dunia.

Baca Juga: Siapa Bezalel Smotrich? Menkeu Israel yang Ingin Zionis Menginvasi Suriah hingga Arab Saudi

Ketika situasi semakin memburuk, Washington menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan aliansi strategisnya dan menjaga stabilitas di kawasan yang tidak stabil.

Sementara itu, menurut laporan media lokal, Iran telah melarang pager dan walkie-talkie di semua penerbangan, beberapa minggu setelah serangan sabotase mematikan di Lebanon yang dituduhkan kepada Israel.

"Masuknya perangkat komunikasi elektronik apa pun, kecuali ponsel, ke dalam kabin pesawat atau ... ke dalam kargo tanpa pendamping, telah dilarang," kantor berita semi-resmi ISNA melaporkan, mengutip juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran, Jafar Yazerlo.

Keputusan itu diambil tiga minggu setelah serangan sabotase yang menargetkan anggota kelompok Hizbullah yang bersekutu dengan Iran di Lebanon yang menyebabkan pager dan walkie-talkie meledak, menewaskan sedikitnya 39 orang.

Hampir 3.000 orang lainnya terluka dalam serangan itu, yang menurut Iran dan Hizbullah dilakukan oleh Israel, termasuk duta besar Teheran untuk Lebanon Mojtaba Amani.

Awal bulan ini, maskapai penerbangan Emirates yang berbasis di Dubai melarang pager dan walkie-talkie di dalam pesawatnya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved