Iran Siap Respons Serangan Balasan Israel
Minggu, 06 Oktober 2024 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Selasa, Republik Islam meluncurkan 200 rudal ke pangkalan militer dan intelijen Israel di seluruh wilayah pendudukan sebagai bagian dari Operasi True Promise II sebagai tanggapan atas agresi mematikan rezim tersebut terhadap negara tersebut dan negara-negara regional lainnya.
Sirene berbunyi di seluruh wilayah pendudukan saat Iran meluncurkan ratusan rudal ke entitas Zionis.
Agresi yang memicu pembalasan tersebut, antara lain, telah menyebabkan mati syahidnya pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah, dan Abbas Nilforoushan, seorang komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.
Pada bulan April, Iran menembakkan lebih dari 300 rudal dan pesawat nirawak ke wilayah yang diduduki Israel dalam sebuah operasi dengan nama sandi True Promise sebagai balasan atas agresi mematikan oleh rezim tersebut terhadap fasilitas diplomatik Iran di ibu kota Suriah, Damaskus.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengklaim bahwa Tel Aviv “memiliki tugas dan hak untuk membela diri dan menanggapi serangan-serangan ini — dan kami akan melakukannya.”
Teheran telah berjanji untuk menanggapi dengan berbagai kekuatan terhadap setiap potensi pengulangan agresi oleh rezim tersebut, yang menargetkan semua infrastrukturnya.
Sirene berbunyi di seluruh wilayah pendudukan saat Iran meluncurkan ratusan rudal ke entitas Zionis.
Agresi yang memicu pembalasan tersebut, antara lain, telah menyebabkan mati syahidnya pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah, dan Abbas Nilforoushan, seorang komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.
Pada bulan April, Iran menembakkan lebih dari 300 rudal dan pesawat nirawak ke wilayah yang diduduki Israel dalam sebuah operasi dengan nama sandi True Promise sebagai balasan atas agresi mematikan oleh rezim tersebut terhadap fasilitas diplomatik Iran di ibu kota Suriah, Damaskus.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengklaim bahwa Tel Aviv “memiliki tugas dan hak untuk membela diri dan menanggapi serangan-serangan ini — dan kami akan melakukannya.”
Teheran telah berjanji untuk menanggapi dengan berbagai kekuatan terhadap setiap potensi pengulangan agresi oleh rezim tersebut, yang menargetkan semua infrastrukturnya.
(ahm)
Lihat Juga :