Bawa 75 Orang, Kapal Besar Angkatan Laut Selandia Baru Tenggelam di Pasifik

Minggu, 06 Oktober 2024 - 12:12 WIB
loading...
Bawa 75 Orang, Kapal...
Kapal besar HMNZS Manawanui milik Angkatan Laut Selandia Baru tenggelam di Samudra Pasifik. Foto/X @NewsOfEarthTr
A A A
AUCKLAND - Sebuah kapal besar Angkatan Laut Selandia Baru terbalik dan tenggelam di Samudra Pasifik setelah menabrak karang pada Sabtu malam.

Pasukan Pertahanan Selandia Baru (NZDF) dalam pengumumannya pada Minggu (6/10/2024) mengatakan kapal survei hidrografi dan pendukung penyelaman HMNZS Manawanui kandas di dekat pantai selatan Pulau Upolu di Samoa semalam.

Kapal pembawa 75 orang tersebut sedang dalam misi survei saat insiden itu terjadi. Kapal terbakar dan kemudian terbalik saat orang-orang melihat asap tebal keluar dari kapal.

"Penyebab pasti kandasnya kapal tidak diketahui dan ini perlu penyelidikan lebih lanjut," kata Angkatan Laut Selandia Baru, seraya menambahkan bahwa mereka sedang berupaya untuk meminimalkan dampak lingkungan.

Baca Juga: Pilot Phillip Mehrtens Dibebaskan setelah 19 Bulan Ditawan KKB Papua, Ini Respons PM Selandia Baru

Semua dari 75 orang di atas kapal diselamatkan dan dibawa ke darat dalam cuaca buruk oleh Otoritas Layanan Darurat dan Kebakaran Samoa. Tiga pelaut dirawat di rumah sakit.

“Mereka semua ada di darat. Mereka aman dan sehat kecuali beberapa orang yang mengalami beberapa luka ringan, jadi kami merawat mereka di lokasi dan memindahkan mereka ke rumah sakit,” kata komisaris pemadam kebakaran Samoa Tanuvasa Petone, seperti dikutip oleh New Zealand Radio.

Dia menambahkan bahwa cuaca cukup buruk dan berangin.

Angkatan Udara Selandia Baru mengerahkan pesawat P-8A Poseidon untuk membantu operasi penyelamatan. "Kami sangat berterima kasih atas bantuan semua orang yang terlibat," kata Komandan Komponen Maritim Komodor Shane Arndell.

Menteri Pertahanan Judith Collins menggambarkan hilangnya kapal itu sebagai "hari yang benar-benar mengerikan." "Tidak banyak peluang untuk menyelamatkan kapal itu,” katanya.

HMNZS Manawanui dibangun pada tahun 2003 dan dibeli oleh Angkatan Laut Selandia Baru seharga USD63,4 juta pada tahun 2018.

Kapal itu terutama beroperasi sebagai surveyor endapan minyak dan gas, tetapi juga membantu memindai dasar laut untuk mencari amunisi era Perang Dunia II.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Kapal Migran Tenggelam...
Kapal Migran Tenggelam di Lepas Pantai Malaysia, 14 Orang Hilang
Iran Beri Sinyal Kemampuan...
Iran Beri Sinyal Kemampuan Angkatan Laut Baru: Kapal-kapal Perang AS akan Terbakar
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang akan Diterima Indonesia
2 Kapal Angkatan Laut...
2 Kapal Angkatan Laut AS Tabrakan di Laut Karibia, 2 Tentara Terluka
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Brasil Resmi Gugat Keputusan...
Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Hanya 2 Kapal Perusak...
Hanya 2 Kapal Perusak Angkatan Laut Inggris yang Bisa Beroperasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved