Hamas Kecam Penutupan Masjid Ibrahimi oleh Israel saat Hari Raya Yahudi

Jum'at, 04 Oktober 2024 - 20:30 WIB
loading...
Hamas Kecam Penutupan...
Tentara Israel menutup Masjid Ibrahimi di kota Hebron, Tepi Barat, untuk jemaah Muslim dengan dalih Tahun Baru Yahudi Rosh Hashanah menurut kalender Ibrani, pada 3 Oktober 2024. Foto/Mamoun Wazwaz/Anadolu Agency
A A A
TEPI BARAT - Hamas mengecam penutupan Masjid Ibrahimi oleh Israel di Hebron yang diduduki mulai Jumat (4/10/2024) hingga Minggu saat para pemukim di daerah tersebut merayakan hari raya Yahudi.

Gerakan tersebut mengatakan, “Penodaan oleh para ekstremis Zionis terhadap masjid suci tersebut; ritual rutin yang mereka lakukan selama hari raya tersebut, di mana mereka menari dan mengadakan doa Yahudi di dalamnya, adalah kejahatan dan serangan terang-terangan terhadap masjid yang murni Islam, pelanggaran terhadap kesuciannya, dan desakan untuk membatasi hak umat Islam untuk menjalankan ritual keagamaan mereka di dalamnya."

"Penutupan berulang kali terhadap Masjid Ibrahimi ini, pencegahan terus-menerus terhadap adzan subuh di dalamnya, dan penerapan tindakan pembalasan terhadap penduduk di lingkungan sekitar, tidak lain adalah kebijakan Zionis yang terang-terangan yang menunjukkan ketidakpedulian mereka terhadap semua norma, hukum, dan peraturan internasional," tegas pernyataan Hamas.

Hamas menyerukan kepada masyarakat internasional mengambil tindakan dan langkah-langkah terhadap pemerintah pendudukan Israel untuk menghentikan agresinya terhadap tanah, rakyat, dan tempat-tempat suci Palestina.

Pendudukan Israel telah melarang adzan subuh di Masjid Ibrahimi selama 22 hari berturut-turut.

Setelah pembantaian 29 jemaah Palestina pada tahun 1994 di dalam masjid oleh pemukim ekstremis Yahudi, Baruch Goldstein, otoritas Israel membagi kompleks masjid antara jamaah Muslim dan Yahudi.



Namun, pasukan pendudukan secara teratur menutup masjid untuk jemaah Muslim agar para pemukim dapat merayakan hari raya.

Hebron adalah rumah bagi sekitar 160.000 Muslim Palestina dan sekitar 500 pemukim Yahudi garis keras yang tinggal secara ilegal di serangkaian daerah kantong khusus Yahudi yang dijaga ketat oleh pasukan pendudukan Israel.

Baca juga: Jet Tempur Israel Serang Bunker Hizbullah dengan 73 Ton Bom
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Berita Terkini
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Protes Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Hamas Rekrut 15.000...
Hamas Rekrut 15.000 Pejuang sejak Dimulainya Perang dengan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved