Menteri Singapura yang Nebeng Jet Pribadi Dihukum Penjara 12 Bulan

Kamis, 03 Oktober 2024 - 12:03 WIB
loading...
Menteri Singapura yang...
S Iswaran, menteri Singapura yang mengundurkan diri, dihukum 12 bulan penjara karena menerima hadiah senilai USD300.000 dari para pengusaha. Hadiah itu termasuk tumpangan jet pribadi. Foto/Channel News Asia
A A A
SINGAPURA - Pengadilan Singapura pada Kamis (3/10/2024) menjatuhkan hukuman 12 bulan penjara kepada S Iswaran, menteri transportasi yang telah mengundurkan diri. Dia dihukum karena menerima hadiah senilai lebih dari USD300.000, termasuk tumpangan jet pribadi, dari para pengusaha.

Dia menjadi mantan anggota kabinet pertama Singapura yang dihukum penjara karena gratfikasi. Ini mengejutkan karena negara-kota tetangga Indonesia tersebut dikenal dengan pemerintahannya yang bersih.

Iswaran, yang merupakan anggota kabinet selama 13 tahun dan telah memegang jabatan di bidang perdagangan, komunikasi, dan transportasi, telah mengaku bersalah atas empat tuduhan menerima hadiah secara tidak pantas dan satu tuduhan menghalangi penyelidikan pengadilan.

Baca Juga: Nebeng Jet Mewah dan Terima Suap, Menteri Singapura Ini Dituntut 7 Bulan Penjara

Pengadilan mengatakan Iswaran (62) akan diizinkan untuk tetap dibebaskan dengan jaminan selama beberapa hari ke depan dan memulai masa hukumannya pada hari Senin mendatang.

Kasus ini telah mengejutkan publik Singapura, yang bangga karena memiliki birokrasi yang bergaji tinggi dan efisien serta pemerintahan yang kuat dan bersih.

Negara tersebut termasuk dalam lima negara dengan tingkat korupsi paling rendah di dunia tahun lalu, menurut indeks persepsi korupsi Transparency International.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved