Israel Semakin Kalap, Bombardir Lebanon dan Yaman Sekaligus, Puluhan Tewas

Senin, 30 September 2024 - 07:10 WIB
loading...
Israel Semakin Kalap,...
Jet-jet tempur Israel membombardir Yaman dengan klaim targetkan kelompok Houthi pada hari Minggu. Pada saat yang bersamaan, Israel juga kembali membombardir Lebanon. Foto/via Times of Israel
A A A
BEIRUT - Militer Zionis Israel semakin kalap setelah membunuh pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah. Mereka kembali membombardir Lebanon dan Yaman sekaligus dengan korban tewas mencapai puluhan orang.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan serangan udara militer Zionis pada hari Minggu menewaskan hampir 50 orang lagi.

Pengeboman itu terjadi setelah serangan udara di pinggiran selatan Beirut yang padat penduduk pada hari Jumat menewaskan Nasrallah.

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, awalnya korban tewas mencapai 24 orang dan 29 lainnya luka-luka dalam serangan udar Zionis di dekat Sidon.

Baca Juga: Rudal Houthi Serang Tel Aviv, Sirene Meraung-raung di Seluruh Israel

Korban bertambah ketika serangan udara Israel menghantam wilayah Baalbek-Hemel di Lebanon timur, menewaskan 21 orang dan melukai 47 lainnya.

Empat orang lagi tewas dalam serangan yang menargetkan Joub Jenin di wilayah Bekaa, kata kementerian tersebut.

Pada saat yang bersamaan, Israel melancarkan serangan udara di Yaman dengan klaim menargetkan situs-situs Houthi. Rezim Zionis berdalih serangan ini sebagai balasan setelah Houthi menembakkan rudal ke Israel selama dua hari terakhir.

Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa puluhan pesawat, termasuk jet tempur, menyerang pembangkit listrik dan pelabuhan laut di pelabuhan Ras Issa dan Hodeidah.

Kementerian Kesehatan yang dikelola Houthi mengatakan empat orang tewas dan 29 orang terluka dalam serangan Israel tersebut.

Serangan udara Zionis juga menyebabkan pemadaman listrik di sebagian besar wilayah kota pelabuhan Hodeidah.

Baca Juga: Balas Dendam untuk Nasrallah, Unit 910 Hizbullah Incar Komunitas Israel Seluruh Dunia

“Selama setahun terakhir, Houthi telah beroperasi di bawah arahan dan pendanaan Iran, dan bekerja sama dengan milisi Irak untuk menyerang Negara Israel, merusak stabilitas regional, dan mengganggu kebebasan navigasi global,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan, yang dilansir AFP, Senin (30/9/2024).

Militan Houthi Yaman telah menembakkan rudal dan pesawat nirawak ke Israel berulang kali dalam apa yang mereka katakan sebagai solidaritas dengan Palestina, sejak perang Gaza antara Israel dan Hamas pecah 7 Oktober 2023.

Dalam serangan terbaru mereka, Houthi mengatakan mereka telah meluncurkan rudal balistik pada hari Sabtu menuju Bandara Internasional Ben Gurion dekat Tel Aviv, yang menurut Israel dicegat oleh sistem pertahanan. Israel juga mencegat rudal Houthi lainnya pada hari Jumat.

Milisi Houthi sebelumnya berduka atas kematian Nasrallah, sekutunya dalam aliansi yang didukung Iran yang menentang Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
Berita Terkini
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved