7 Fakta Menarik Hassan Nasrallah, Salah Satunya Memimpin Perubahan Hizbullah

Sabtu, 28 September 2024 - 21:35 WIB
loading...
A A A
Sebagai pemimpin Hizbullah selama lebih dari 30 tahun, Nasrallah sering digambarkan sebagai tokoh paling berkuasa di Lebanon meskipun tidak pernah secara pribadi memegang jabatan publik.

Para pengkritiknya mengatakan kekuatan politiknya berasal dari senjata yang dimiliki Hizbullah, dan senjata itu juga telah digunakan untuk melawan lawan-lawan dalam negeri. Nasrallah berulang kali menolak seruan agar kelompoknya dilucuti senjatanya, dengan mengatakan, “Hizbullah menyerahkan senjatanya … akan membuat Lebanon terekspos di hadapan Israel.”

7. Hizbullah Tak Akan Runtuh dengan Kematian Hassan Nasrallah

Pada tahun 2019, ia mengkritik protes nasional yang menyerukan tatanan politik baru di Lebanon, dan anggota Hizbullah bentrok dengan beberapa pengunjuk rasa. Hal itu merusak citranya di mata banyak orang di Lebanon.

Namun, para pendukung Nasrallah masih menganggapnya sebagai pembela hak-hak Muslim Syiah, sementara para pengkritiknya menuduhnya menunjukkan kesetiaan kepada Teheran dan otoritas keagamaannya setiap kali kepentingan mereka bertentangan dengan kepentingan rakyat Lebanon.

Hizbullah menghadapi salah satu tantangan terbesarnya setelah kelompok itu membuka front melawan Israel untuk membantu meredakan tekanan terhadap sekutunya Hamas di Gaza, pada Oktober 2023. Kelompok itu menderita kerugian setelah berbulan-bulan pertempuran lintas batas dan serangan Israel yang menargetkan tokoh-tokoh penting dalam gerakan itu. Namun, Nasrallah tetap menantang.

Meskipun Nasrallah telah digambarkan sebagai "personifikasi Hizbullah", kelompok yang ia bangun selama lebih dari tiga dekade sangat terorganisasi dan tetap bertekad untuk terus melawan Israel.

Hizbullah tidak mungkin runtuh di bawah beban pembunuhan Nasrallah, tetapi dalam kematiannya, kelompok itu telah kehilangan seorang pemimpin yang karismatik dan pengaruhnya jauh melampaui Lebanon. Kelompok tersebut kini harus memilih pemimpin baru, yang selanjutnya harus memutuskan arah yang akan diambil Hizbullah. Apa pun yang diputuskan kelompok tersebut akan memengaruhi lebih dari sekadar Hizbullah: dampaknya akan terasa di Lebanon dan wilayah yang lebih luas.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
GWM Siap Luncurkan Ora...
GWM Siap Luncurkan Ora Ballet Cat Facelift Bertenaga 201 hp
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Berita Terkini
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved