Jika Hassan Nasrallah Tewas, Israel Tidak Akan Melakukan Invasi Darat ke Lebanon

Sabtu, 28 September 2024 - 17:06 WIB
loading...
A A A
Israel telah mengintensifkan serangannya terhadap Hizbullah dalam beberapa hari terakhir untuk memastikan bahwa kelompok teror itu tidak membuat preseden dengan memaksa puluhan ribu warga Israel mengungsi dari rumah mereka untuk jangka waktu yang lama, kata pejabat itu.

Ia menambahkan bahwa Israel kini memiliki momentum melawan Hizbullah dan harus terus bertindak tegas untuk memanfaatkan keuntungan baru-baru ini.

Sementara penilaian keamanan awal Israel mengindikasikan bahwa Nasrallah tidak selamat dari serangan hari Jumat, pejabat senior tersebut mengatakan Israel mungkin memerlukan waktu berminggu-minggu untuk mengonfirmasi kematiannya.

"Saya pikir masih terlalu dini untuk mengatakannya, tetapi, Anda tahu, ini masalah waktu. Terkadang mereka menyembunyikan fakta ketika kami berhasil," kata pejabat tersebut kepada wartawan.

"Tentu saja jika dia masih hidup, Anda akan segera mengetahuinya. Jika dia meninggal, mungkin perlu waktu," tambahnya.

Ketika ditanya apakah Israel sekarang akan mempertimbangkan gencatan senjata di Lebanon setelah serangan hari Jumat, pejabat senior tersebut tidak berkomitmen.

Pada hari Kamis, Israel mengabaikan upaya yang dipimpin AS untuk menerapkan gencatan senjata selama 21 hari.

"Kita sudah lebih maju dari sebelumnya, tetapi [Hizbullah] masih [memiliki] ribuan roket," kata pejabat itu, seraya menambahkan bahwa mereka akan menganggap diri mereka lebih dekat jika Nasrallah terbunuh dalam serangan hari ini. "Namun dalam perang, ketika orang yang Anda tumbang, Anda terus bergerak."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Invasi ke Suriah, Pasukan...
Invasi ke Suriah, Pasukan Israel Berjarak 30 Mil dari Damaskus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved