Media Israel: Mossad Dukung Penjualan Jet Tempur Siluman F-35 AS ke UEA

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 00:10 WIB
loading...
A A A
Israel sebenarnya telah menjual senjata ke UEA selama delapan tahun, menyusul pembunuhanpemimpin Hamas Mahmoud al-Mabhouh oleh Mossad di Dubai. Akibat krisis diplomatik yang disebabkan oleh agen Mossad yang menggunakan paspor asing palsu untuk melakukan eliminasi di tanah UEA, Israel mulai menjual senjata kepada mereka untuk tujuanmemulihkan hubungan.

Sementara itu, Menteri Urusan Permukiman Tzachi Hanegbi mengatakan pada hari Selasa bahwa Israel menentang penjualan "bahkan satu sekrup" jet canggih F-35 ke Uni Emirat Arab atau negara mana pun di Timur Tengah.

"Kami menentang penjualan bahkan satu sekrup dari satu pesawat jet tempur siluman ke negara mana pun di Timur Tengah, apakah kami memiliki perjanjian damai dengan mereka atau tidak," kata Hanegbi yang merupakan menteri dari Partai Likud, partainya Netayahu, seperti dilansir Times of Israel, Rabu (26/8/2020). (Baca juga: Netanyahu Larang Penjualan Jet Tempur F-35, UEA Batalkan Pertemuan dengan Israel dan AS )

Meskipun penolakan Netanyahu terhadap fakta bahwa kesepakatan senjata Amerika antara AS dan UEA adalah bagian dari perjanjian perdamaian kemungkinan benar, itu tidak menghalangi fakta bahwa AS, dari sudut pandangnya sendiri, mungkin mempertimbangkan untuk menjual F-35 ke UEA sebagai akibat wajar dari perjanjian perdamaian.

Penasihat senior Presiden AS Donald Trump Jared Kushner mengatakan dalam sebuahwawancara dengan CNN pada hari Minggu bahwa perjanjian perdamaian antara Israel dan UEA "harus meningkatkan kemungkinan" penjualan jet F-35 AS ke negara Teluk.

Namun menurut Hanegbi, yang mengonfirmasi bahwa penjualan F-35 bukanlah bagian resmi dari perjanjian Israel-UEA tetapi keduanya terhubung, jika AS menjual F-35 ke UEA , itu akan tetap memastikan bahwa Israel mempertahankan sisi kualitatif militer (QME) Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved