6 Alasan Presiden Putin Mengubah Doktrin Penggunaan Senjata Nuklir

Kamis, 26 September 2024 - 13:35 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Putin Perintahkan Rusia Ubah Doktrin Nuklir, Ini Respons Ukraina

5. Ukraina Kerap Melancarkan Serangan Rudal dan Drone ke Wilayah Rusia

Ukraina telah berulang kali menyerang wilayah Rusia dengan rudal dan pesawat nirawak sebagai tanggapan atas serangan Moskow.

“Putin kemungkinan bermaksud agar ancaman nuklirnya yang sangat spesifik memberikan kehidupan baru pada operasi informasi Kremlin yang melelahkan dan menimbulkan gelombang kepanikan baru di antara para pembuat kebijakan Barat selama momen yang sangat kritis dalam diskusi kebijakan Barat tentang kemampuan Ukraina untuk menggunakan senjata yang disediakan Barat,” kata Institut Studi Perang, sebuah lembaga pemikir terkemuka yang berbasis di AS, dalam sebuah komentar.

"Terlepas dari apakah Anda menganggap ini gertakan atau bukan, tidak pernah ada hal baik ketika negara nuklir besar melonggarkan persyaratan penggunaan nuklir dalam kebijakan deklaratifnya," kata Samuel Charap, ilmuwan politik senior di RAND, dalam sebuah posting di X.

6. Mengamankan Sekutu Utama Rusia

Putin juga mengatakan doktrin yang direvisi akan membawa negara tetangga Belarusia di bawah payung nuklir Rusia.

Presiden Alexander Lukashenko, sekutu Putin yang telah memerintah Belarus selama lebih dari 30 tahun, telah membiarkan Moskow menggunakan wilayah negaranya untuk mengirim pasukan ke Ukraina. Ia juga telah mengizinkan Kremlin untuk mengerahkan beberapa senjata nuklir taktis Rusia di sana.

Rusia adalah negara nuklir terbesar di dunia. Bersama-sama, Rusia dan AS mengendalikan 88 persen hulu ledak nuklir dunia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved