Pence Kembali Dampingi Trump Dalam Pilpres AS
Kamis, 27 Agustus 2020 - 20:53 WIB
loading...
Wakil Presiden AS, Mike Pence menerima keputusan Partai Republik untuk menunjuk dia kembali mendampingi Donald Trump dalam pemilihan presiden November mendatang. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) , Mike Pence menerima keputusan Partai Republik untuk menunjuk dia kembali mendampingi Donald Trump dalam pemilihan presiden (pilpres ) November mendatang. Pence dan Trump akan menghadapi pasangan Joe Biden dan Kamala Harris dalam pilpres mendatang.
"Saya dengan rendah hati menerima pencalonan Anda untuk mencalonkan diri dan menjabat sebagai Wakil Presiden AS," kata Pence dalam pidatonya di Konvensi Nasional Partai Republik (RNC) 2020.
Dalam sebagian besar pidatonya, Pence berusaha mendukung pemilihan kembali Trump, membela penanganan pandemi Covid-19, menggembar-gemborkan apa yang dia yakini sebagai pencapaian pemerintah dan mengecam Demokrat, dan Biden.
Menggemakan Trump, Pence menyampaikan pesan hukum dan ketertiban yang pro-polisi, meskipun ada demonstrasi skala besar di AS atas kebrutalan polisi dan rasisme. ( Baca juga: Dengarkanlah Jeritan Taiwan Ketika Bergantung pada Pasar China )
"Biar saya perjelas kekerasan harus dihentikan, baik di Minneapolis, Portland, atau Kenosha. Kami akan memiliki hukum dan ketertiban di jalanan Amerika," ungkapnya, seperti dilansir Xinhua pada Kamis (27/8/2020).
Pence sendiri adalah mantan gubernur Indiana dan anggota Dewan Perwakilan AS. Dia adalah pasangan Trump dalam kampanye presiden 2016 dan telah menjabat sebagai Wakil Presiden AS sejak 20 Januari 2017. ( Baca juga: Ken Block Pamer Koleksi Mobil dengan Velg Baru )
Seorang pembela vokal Trump di dalam dan di luar jalur kampanye, Pence juga memimpin Satuan Tugas Covid-19 Gedung Putih, yang dibentuk sebagai tanggapan terhadap pandemi Covid-19 yang telah menyebabkan lebih dari 5,8 juta infeksi dan hampir 180 ribu kematian di AS.
"Saya dengan rendah hati menerima pencalonan Anda untuk mencalonkan diri dan menjabat sebagai Wakil Presiden AS," kata Pence dalam pidatonya di Konvensi Nasional Partai Republik (RNC) 2020.
Dalam sebagian besar pidatonya, Pence berusaha mendukung pemilihan kembali Trump, membela penanganan pandemi Covid-19, menggembar-gemborkan apa yang dia yakini sebagai pencapaian pemerintah dan mengecam Demokrat, dan Biden.
Menggemakan Trump, Pence menyampaikan pesan hukum dan ketertiban yang pro-polisi, meskipun ada demonstrasi skala besar di AS atas kebrutalan polisi dan rasisme. ( Baca juga: Dengarkanlah Jeritan Taiwan Ketika Bergantung pada Pasar China )
"Biar saya perjelas kekerasan harus dihentikan, baik di Minneapolis, Portland, atau Kenosha. Kami akan memiliki hukum dan ketertiban di jalanan Amerika," ungkapnya, seperti dilansir Xinhua pada Kamis (27/8/2020).
Pence sendiri adalah mantan gubernur Indiana dan anggota Dewan Perwakilan AS. Dia adalah pasangan Trump dalam kampanye presiden 2016 dan telah menjabat sebagai Wakil Presiden AS sejak 20 Januari 2017. ( Baca juga: Ken Block Pamer Koleksi Mobil dengan Velg Baru )
Seorang pembela vokal Trump di dalam dan di luar jalur kampanye, Pence juga memimpin Satuan Tugas Covid-19 Gedung Putih, yang dibentuk sebagai tanggapan terhadap pandemi Covid-19 yang telah menyebabkan lebih dari 5,8 juta infeksi dan hampir 180 ribu kematian di AS.
(esn)
Lihat Juga :