Anura Kumara Dissanayake Resmi Dilantik sebagai Presiden Sri Lanka

Senin, 23 September 2024 - 14:30 WIB
loading...
Anura Kumara Dissanayake...
Anura Kumara Dissanayake resmi dilantik sebagai presiden Sri Lanka. Foto/AP
A A A
COLOMBO - Politisi yang berhaluan Marxis Anura Kumara Dissanayake telah diambil sumpahnya sebagai presiden baru Sri Lanka setelah ia dinyatakan sebagai pemenang pemilihan umum pada hari Sabtu.

Dissanayake diambil sumpahnya di gedung Sekretariat Presiden di Kolombo pada Senin pagi.

Ia mengatakan bahwa ia memahami kompleksitas masalah yang dihadapi Sri Lanka dan akan bekerja keras untuk mewujudkan harapan rakyat dan memenangkan kepercayaan semua warga Sri Lanka.

“Saya akan melakukan yang terbaik untuk sepenuhnya memulihkan kepercayaan rakyat terhadap politisi,” kata Dissanayake setelah mengambil sumpah, dilansir Al Jazeera.

“Saya bukan tukang sulap, saya bukan pesulap,” tambahnya. “Ada hal-hal yang saya ketahui dan hal-hal yang tidak saya ketahui, tetapi saya akan mencari nasihat terbaik dan melakukan yang terbaik. Untuk itu, saya membutuhkan dukungan semua orang.”

Pemimpin partai Front Pembebasan Rakyat (JVP) berusia 55 tahun dan aliansi Kekuatan Rakyat Nasional (NPP) memenangkan kursi kepresidenan dengan 42,31 persen suara, menurut Komisi Pemilihan Umum Sri Lanka.

Dissanayake mencalonkan diri untuk jabatan dengan janji untuk mengatasi korupsi dan membersihkan politik di negara kepulauan Asia Selatan tersebut.

Baca Juga: Politikus Sayap Kiri Sri Lanka Unggul dalam Pemilu Presiden yang Diikuti 38 Capres

Pemilu tersebut merupakan yang pertama sejak protes massa memaksa Gotabaya Rajapaksa lengser dari jabatannya di tengah keruntuhan ekonomi pada tahun 2022.

Situasi kini telah stabil dengan dukungan Dana Moneter Internasional, tetapi langkah-langkah penghematan yang ketat membawa kesulitan yang parah bagi banyak orang dan para pemilih menghukum Ranil Wickremesinghe, yang menjadi presiden setelah Rajapksa melarikan diri, di kotak suara.

JVP memimpin dua pemberontakan pada tahun 1970-an dan 1980-an yang menewaskan lebih dari 80.000 orang sebelum akhirnya meninggalkan kekerasan.

Dissanyake adalah seorang pemimpin mahasiswa JVP selama pemberontakan kedua dan telah menggambarkan bagaimana salah seorang gurunya melindunginya untuk menyelamatkannya dari regu pembunuh yang didukung pemerintah yang membunuh aktivis partai.

Partai tersebut tetap menjadi pemain pinggiran dalam politik Sri Lanka dan memenangkan kurang dari empat persen suara selama pemilihan parlemen terakhir pada tahun 2020.

Dissanyake menganggap revolusioner Marxis Che Guevara sebagai salah satu pahlawannya.

Sejak popularitasnya meningkat, ia telah melunakkan beberapa kebijakan, dengan mengatakan bahwa ia percaya pada ekonomi terbuka dan tidak sepenuhnya menentang privatisasi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved