alexametrics

Kim Jong-un Sang Pemimpin Korut Sebut Joe Biden Anjing Gila

loading...
Kim Jong-un Sang Pemimpin Korut Sebut Joe Biden Anjing Gila
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan adik perempuannya, Kim Yo-jong. Foto/Korea Summit Press Pool via Reuters
A+ A-
PYONGYANG - Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara (Korut) melalui kantor berita KCNA melontarkan makian kasar terhadap bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden. Dia menyebut mantan wakil presiden Amerika itu sebagai "anjing gila".

Pyongyang terkenal dengan vitriolnya, tetapi serangan verbal kali ini luar biasa ganas bahkan dengan standarnya sendiri.

"Biden memiliki keberanian untuk memfitnah martabat kepemimpinan tertinggi DPRK," tulis kantor berita negara Korut, KCNA, pada Kamis malam, merujuk pada nama resmi negara itu; Democratic People's Republic of Korea (DPRK).



"Anjing-anjing gila seperti Biden dapat melukai banyak orang jika mereka diizinkan berlari," lanjutnya. "Mereka harus dipukuli sampai mati dengan tongkat."

"Melakukan itu akan bermanfaat bagi AS juga," lanjut KCNA. Tidak segera jelas apa yang memicu kemarahan Pyongyang tersebut, tetapi kampanye Joe Biden pada hari Jumat "menikmati" serangan verbal itu.

"Tampaknya diktator pembunuh Kim Jong-un tidak menyukai saya," kata Biden dalam sebuah pernyataan. "Tambahkan dia ke daftar otokrat yang tidak ingin saya menjadi presiden—tepat di sebelah Vladimir Putin (Presiden Rusia). Saya memakai penghinaan mereka sebagai lencana kehormatan," lanjut wakil presiden era Barack Obama tersebut, seperti dikutip AFP, Jumat (15/11/2019).

"Trump mengatakan bahwa dia dan Kim 'jatuh cinta'—ya, tidak akan ada surat cinta dalam Pemerintahan Biden," paparnya.

Biden, yang bersumpah untuk tidak merangkul diktator, mengatakan bahwa Presiden Donald Trump membuat pemimpin Korut memberanikan diri.

"Kim akan senang melihat Trump terpilih kembali, seperti halnya musuh Amerika lainnya. Itu hanya satu alasan lagi mengapa sangat penting kami mengalahkannya November mendatang," kata Biden.

Kampanye Biden sebelumnya merilis sebuah iklan yang mengecam kebijakan luar negeri Trump, dengan mengatakan bahwa diktator dan tiran dipuji, sedangkan sekutu AS disingkirkan.

Ini bukan pertama kalinya Korea Utara mengecam Biden. Pada bulan Mei, rezim Pyongyang menyebutnya "bodoh" dan "ber-IQ rendah" beberapa hari setelah Biden menyebut Kim Jong-un sebagai sosok "diktator" dan "tiran".
(mas)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak