Bulgaria Menolak Keras Dikaitkan Ledakan Pager di Lebanon dan Suriah
Jum'at, 20 September 2024 - 21:30 WIB
loading...
Orang-orang berjalan di depan gedung tempat kantor ‘Norta Global Ltd’ seharusnya berada menurut kontak perusahaan di Sofia, Bulgaria pada 19 September 2024. Foto/Borislav Troshev/Anadolu Agency
A
A
A
SOFIA - Bulgaria dengan tegas membantah terkait ledakan pager di Lebanon dan Suriah, sebagaimana dilaporkan media lokal pada Jumat (20/9/2024).
"Bulgaria tidak ada hubungannya dengan pembuatan dan pengiriman pager yang telah diledakkan di Lebanon dan Suriah," ungkap Perdana Menteri sementara Bulgaria, Dimitar Glavchev, seperti dikutip Kantor Berita milik pemerintah BTA, dilansir Anadolu.
Dia menambahkan negara tersebut juga tidak terlibat dalam bea cukai barang-barang tersebut.
Pernyataan Glavchev muncul sebagai tanggapan atas laporan oleh kantor berita Hungaria, Telex, bahwa penjualan pager kepada Hizbullah, yang telah menewaskan 37 orang dan melukai lebih dari 3.000 orang di Lebanon dan Suriah, difasilitasi perusahaan yang berpusat di Sofia, Norta Global Ltd.
"Satu-satunya hal yang terjadi adalah arus kas yang ditagih. Bank-bank mengharuskan faktur tersebut menyebutkan alasan transfer. Faktur tersebut menyatakan pembayaran dilakukan untuk layanan dan bukan untuk barang,” papar Glavchev.
Dengan mempertahankan kasus tersebut tidak akan memengaruhi kebijakan luar negeri Bulgaria, dia menambahkan, “Perusahaan tersebut dimiliki warga negara Norwegia yang belum pernah mengunjungi Bulgaria. Arus kas untuk layanan yang telah melewati Bulgaria sama sekali tidak terkait dengan barang yang dimaksud.”
"Bulgaria tidak ada hubungannya dengan pembuatan dan pengiriman pager yang telah diledakkan di Lebanon dan Suriah," ungkap Perdana Menteri sementara Bulgaria, Dimitar Glavchev, seperti dikutip Kantor Berita milik pemerintah BTA, dilansir Anadolu.
Dia menambahkan negara tersebut juga tidak terlibat dalam bea cukai barang-barang tersebut.
Pernyataan Glavchev muncul sebagai tanggapan atas laporan oleh kantor berita Hungaria, Telex, bahwa penjualan pager kepada Hizbullah, yang telah menewaskan 37 orang dan melukai lebih dari 3.000 orang di Lebanon dan Suriah, difasilitasi perusahaan yang berpusat di Sofia, Norta Global Ltd.
"Satu-satunya hal yang terjadi adalah arus kas yang ditagih. Bank-bank mengharuskan faktur tersebut menyebutkan alasan transfer. Faktur tersebut menyatakan pembayaran dilakukan untuk layanan dan bukan untuk barang,” papar Glavchev.
Dengan mempertahankan kasus tersebut tidak akan memengaruhi kebijakan luar negeri Bulgaria, dia menambahkan, “Perusahaan tersebut dimiliki warga negara Norwegia yang belum pernah mengunjungi Bulgaria. Arus kas untuk layanan yang telah melewati Bulgaria sama sekali tidak terkait dengan barang yang dimaksud.”
Lihat Juga :